Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Social Emotional Learning (SEL) dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri Gemawang 02. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan guru kelas V sebagai informan utama dan siswa kelas V sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi, diuji dengan triangulasi teknik, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SEL berbasis kerangka CASEL dilakukan melalui empat aspek, yaitu pengajaran eksplisit keterampilan sosial-emosional, integrasi kompetensi sosial-emosional dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, penciptaan iklim kelas suportif, dan keteladanan guru. Teknik STOP (Stop, Take a Breath, Observe, Proceed) membantu meningkatkan kesiapan belajar, fokus, dan regulasi emosi siswa. Kendalanya meliputi keterbatasan waktu, padatnya materi kurikulum, dan belum optimalnya sarana pendukung. Penguatan kebijakan sekolah, penyediaan fasilitas, dan pengembangan kompetensi guru diperlukan agar implementasi SEL berkelanjutan dan mendukung pembelajaran IPAS yang holistik.
Copyrights © 2026