Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Game Based Learning dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan minat siswa slow learner di SMP Negeri 55 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak lima siswa slow learner yang mengikuti program pendidikan inklusif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap empat indikator minat menurut Slameto, yaitu perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan, dan perhatian. Observasi dilakukan pada data awal sebelum implementasi Game Based Learning dan data akhir setelah permainan kartu angka. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perilaku belajar yang ditunjukkan oleh setiap subjek pada kedua tahap observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Game Based Learning memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar matematika siswa slow learner. Pada data awal, sebagian besar subjek menunjukkan minat yang rendah, ditandai dengan munculnya rasa bosan, keterlibatan yang belum optimal, rendahnya ketertarikan terhadap matematika, dan kurangnya perhatian dalam pembelajaran. Setelah implementasi permainan kartu angka, 4 dari 5 subjek menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator minat, yakni perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan, dan perhatian, sedangkan satu subjek hanya mengalami peningkatan pada indikator keterlibatan dan ketertarikan. Secara umum, siswa terlihat lebih senang mengikuti pembelajaran, lebih aktif berpartisipasi, lebih tertarik terhadap aktivitas belajar, serta lebih fokus selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa setelah implementasi Game Based Learning, empat dari lima subjek menunjukkan perubahan positif pada keempat indikator belajar.
Copyrights © 2026