Perilaku bullying verbal peserta didik terhadap tenaga pendidik memiliki dampak yang dapat menyebabkan menurunnya etika peserta didik dan terganggunya proses pembelajaran, sehingga diperlukan strategi penanganan yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk bullying verbal serta menganalisis strategi pengelolaan perilaku peserta didik dalam mengatasinya. Pendekatan kualitatif dengan jenis Studi Kasus penelitian ini dilakukan di Smp Negeri 10 Humual. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dan uji keabsahan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal yang terjadi di SMP Negeri 10 Huamual berupa penggunaan kata perinta terhadap tenaga pendidik, mengomentari cara mengajar tenaga pendidik, sikap cuek dan pemberian julukan terhadap tenaga pendidik. serta strategi yang diterapkan meliputi pendekatan preventif, kuratif, dan kolaboratif dimana strategi ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bullying verbal terhadap tenaga pendidik di SMP Negeri 10 Huamual masih terjadi dalam berbagai bentuk. Untuk mengatasinya, sekolah menerapkan strategi preventif, kuratif, dan kolaboratif yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Disarankan agar pihak sekolah memasang papan tatatertib dan poster bullying dan kerja sama dengan pihak Bk pada sekolah lain. Kata Kunci: Bullying Verbal, Perilaku Peserta Didik, Strategi Pengelolaan.
Copyrights © 2026