cover
Contact Name
M Sahrawi Saimima
Contact Email
awisaimima@gmail.com
Phone
+6281234528104
Journal Mail Official
eureka@iainambon.ac.id
Editorial Address
Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Kejuruan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 30267935     EISSN : 30267366     DOI : -
Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam) adalah jurnal ilmiah yang secara khusus menerbitkan kajian non-empiris dan empiris tentang manajemen pendidikan islam, manajemen sekolah islam, kepemimpinan pendidikan islam, serta manajemen pendidikan berdasarkan perspektif pendidikan, filsafat, sejarah, teologi, sosiologi, antropologi, psikologi, dll. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan kemajuan gagasan ilmiah dan temuan empirik secara kritis untuk penerapan dan praktik berbasis bukti. Jurnal ini terbit dua kali setahuan (April & Oktober).
Articles 26 Documents
Manajemen Laboratorium Komputer: Studi Kasus pada SMA Negeri 8 Kabupaten Seram Bagian Barat
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen laboratorium komputer adalah usaha untuk mengelola laboratorium komputer agar dapat menjalankan fungsinya secara efektif dan efesien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen laboratorium komputer di SMA Negeri 8 Seram Bagian Barat dan  untuk mengetahui hambatan yang dihadapi serta upaya untuk mengatasi hambatan di laboratorium kompuetr SMA Negeri 8 Seram Bagian Barat. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data menggunakan tahap reduksi  data, penyajian dan dan menarik kesimpulan, mengenai pelaksanaan manajemen laboratorium komputer di SMA Negeri 8 Seram Bagian Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan manajemen laboratorium komputer SMA Negeri 8 Seram Bagian Barat terdiri dari aspek  perencanaan (perencanaan program kerja laboratorium komputer, perencanaan penentuan petugas laboratorium komputer, perencanaan jadwal penggunaan laboratorium komputer dan perencanaan pengadaan peralatan laboratorium komputer), aspek pengoraganisasian (penentuan pengelola laboratorium komputer), aspek pelaksanaan (pencatatan, pemeliharaan dan perbaikan) aspek pengawasan (pengawasan langsung dan laporan). Hamabatn yang dihadapi terdiri dari, aspek perencanaan (kurangnya dana, pendemi covid, jadwal yang tidak pasti), aspek pengorganisasian (kurangnya tenaga ahli), aspek pelaksanaan (peranggran terhadap tata tertib) aspek pengawasan (kuranngaya tenaga laboratorium komputer, tidak ada CCTV).  Upaya untuk mengatasi hambatan  yaitu, aspek pengorganisasian (pengajuan proposal bantuan  kepada dinas, tetap memfasilitasi peserta didik untuk menggunakan laboratorium komputer), aspek  pengorganisasian (memberikan tanggung jawab pengelolaan laboratorium komputer kepada guru), aspek pelaksanaan (teguran kepada para pelanggar), aspek pengawasan, (berkeliling ruang laboratorium komputer  dan laporan).  .Kata Kunci: Manajemen, Laboratorium, Komputer
Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru pada Pembelajaran di MTs Daarut Taqwa Kasieh Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi Kepala sekolah adalah upaya untuk meningkatkan pembelajaran agar siswa dapat belajar lebih baik, atau bantuan yang diberikan administrator sekolah dalam melaksanakan tugas profesional guru. Tujuan penelitian ini adalah melakukan supervisi kepada kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru pada kegiatan pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Daarut Taqwa Kasieh Kecamatan Taniwel Provinsi Seram Barat dan  untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat bagi supervisi kepala sekolahdalam meningkatkan kinerja guru pada pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Daarut Taqwa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Barat. metode penelitian ini adalah deskriptif, kualitatif, pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasional, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, validasi, dan inferensi untuk supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dalam kegiatan pembelajaran di MTs Daarut Taqwa Kasieh Kecamatan Taniwel Kabupaten Selum Barat Memberikan diagram secara rinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru dalam kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Madrasah Tsanawiya Darut Takwa Kassie Kecamatan Taniwell Kabupaten Seram Barat. B. Merencanakan program supervisi, pendekatan langsung (mengajar, memotivasi, kunjungan kelas, mengajar guru cara membuat perangkat pembelajaran) dan pendekatan tidak langsung (penghargaan guru), evaluasi (peringkat dan peringatan untuk supervisi). ) berupa tindak lanjut (peninjauan dan pelaksanaan pelatihan). Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan supervisi akademik oleh administrator sekolah. Ini mendukung faktor-faktor seperti motivasi guru dan dukungan masyarakat sementara faktor penghambat seperti infrastruktur dan waktu yang tidak memadai.Kata Kunci: Supervisi Kepala Sekolah, Kinerja Guru, Pembelajaran
Manajemen Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik MTs Negeri Ambon
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalasis: (1) Manajemen sarpras dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik di MTs Negeri Ambon. (2) Faktor pendukung dan penghambat manajemen sarpras dalam memotivasi belajar peserta didik di MTs Negeri Ambon. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Waktu penelitian dimulai dari tanggal 25 Maret 2022 sampai dengan 25 April 2022. Informan/narasumber penelitian ini berjumlah 28 orang terdiri dari Kepala Madrasah, Kepala Tatausaha, Wakil Kepala Madrasah Sarpras, Pengelola Barang Milik Negara (BMN), 6 orang guru (Guru-guru kali kelas) serta 18 orang peserta didik terdiri dari 9 orang kelas VII dan 9 orang kelas VIII. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi serta menggunakan analasis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Manajemen sarpras memanglah harus dilakukan dan dioptimalkan dengan baik diantaranya a) Merencanakan kebutuhan sarpras. b) Melakukan pengadaan kebutuhan sarprasnya. c) Melakukan penyaluran kepada pengelola sarpras. d) Melakukan inventaris atau pencatatan kepada sarpras. e) Melakukan penyimpanan atas sarpras. f) Melakukan pemeliharaan dengan baik atas sarpras. g) Melakukan penghapusan terhadap sarpras. h) Melakukan pengawasan terhadap sarpras. Sehingga beberapa hal berikut bisa tercapai dan motivasi belajar dengan sendirinya akan timbul pada peserta didik. Yaitu antara lain terciptanya kondisi belajar yang kondusif, terciptanya suasana belajar yang nyaman, terciptanya kemudahan dalam belajar serta terciptanya motivasi atau keinginan belajar. 2) Faktor Pendukung diantaranya a) Memadainya sarpras. b) Pengelolaan sarpras. Faktor Penghambat diantaranya a) Sarana dan Prasana. b) Pengoptimalan tata kelola sarpras. c) Kesadaran dalam menjaga sarpras. d) Biaya (dana untuk sarpras)Kata Kunci: Manajemen Sarpras, Motivasi Belajar
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Budaya Mutu Pendidikan di Lembaga Paud Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah Al-Ikhlas
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Ingin mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di Lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas. 2) Ingin mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di Lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas. 3) Ingin mengetahui upaya-upaya kepela sekolah dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di Lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis dan akurat peristiwa dan karakreristik populasi atau wilayah tertentu. Penelitian ini berusaha menjelaskan situasi dan peristiwa. Teknik pengumpulan data, antara lain: observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data, yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas di mana kepala sekolah sebagai pemimpin, sebagai pembimbing, sebagai pemotivasi dan sebagai pembina yaitu sudah terealisasi dengan baik dan lulusannya tersebar di lembaga tingkat sekolah dasar (SD), namun dibalik itu masih perlu ditingkatkan lagi sesuai dengan aturan yang berlaku. Faktor-faktor pendukung dan faktor-faktor penghambat dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas antara lain: Pertama: Faktor pendukung dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas yaitu: RPP yang terancang dengan baik, kurikulum, orang tua dan alat permainan edukasi. Kedua: Faktor penghambat dalam meningkatkan budaya mutu PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas yaitu: orang tua dan tidak ada keseriusan belajar. Upaya kepala sekolah dalam meningkatkan budaya mutu pendidikan di lembaga PAUD Raudhatul Atfhal (RA) Iftitah al-Ikhlas yaitu: melakukan evaluasi, memberikan penguatan materi, melakukan pendekatan dan melakukan motivasi.Kata Kunci: Kepemimpinan kepala sekolah, budaya mutu pendidikan
Manajemen Strategi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di MA Nurul Ikhlas Ambon
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang di angkat dalam penelitian ini yaitu : (1) Bagaimana  implementasi manajemen  strategi dalam peningkatan mutu pendidikan di MA Nurul Ikhlas Ambon (2) Apa saja faktor yang pendukung dan penghambat manajemen strategi dalam peningkatan mutu pendidikan di MA Nurul Ikhlas Ambon Kec Sirimau Kota Ambon. Metode penelitian yang penulis gunakan yaitu jenis penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2022 -25 April 2022  di MA Nurul Ikhlas Ambon. Dengan sumber data dalam penelitian ini adalah 3 para tenaga pendidik yaitu  1 Kepala Madrasah, 1 wakil Madrasah,dan 1 Guru Madrasah. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Tahap dalam analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan  kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen strategi dalam peningkatan mutu pendidikan di MA Nurul Ikhlas Ambon yaitu : (I) Implementasi  manajemen strategi yaitu a) Perencanaan, kepala madrasah menyusun Rencana Kerja Madrasah (RKM), membuat peraturan tata tertib sekolah, dan mengatur jadwal jam mengajar guru serta mengarahkan para guru dalam mengikuti pelatihan /diklat b) Pengorganisasian,  kepala madrasah membentuk team work tenaga pendidik dalam kewenangan dan tugas yang harus dikerjakan, baik harian, mingguan, bulanan, awal tahun, dan akhir tahun pelajaran. c) pelaksanaan, menggerakkan semua  sumber daya manusia untuk dapat bekerja dengan penuh kesadaran secara bersama-sama dalam mencapai tujuan. d) pengawasan dilakukan kepala madrasah dalam proses belajar mengajar berlangsung. dapat dilihat dalam 14 kompetensi. (e) evaluasi evaluasi  dilakukan secara bertahap yaitu dilakukan dari evaluasi program untuk tahun kemarin, dilihat Rencana Kerja Madrasah (RKM) agar dijadikan langkah perbaikan dari hasil evaluasi tahunan. (2) Faktor pendukung  dan faktor penghambat (a) faktor pendukung adalah keadaan sarana prasarana yang memadai, dan adanya kerja sama antar guru yang baik. (b) Faktor penghambat yaitu  dana /anggaran yang masih  minim dan  mindset siswa yang masih belum baik untuk datang ke sekolah dalam mengikuti proses pembelajaranKata Kunci: Manajemen strategi, mutu pendidikan
Hubungan Otomasi Perpustakaan Berbasis Senayan Library Management System (SLiMS) dengan Otomasi Perpustakaan Alpiyansyah, Ari; Sanusi, Hary Priatna; Mulyani, Heny
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v1i2.5825

Abstract

Teknologi informasi hadir untuk memudahkan pekerjaan perpustakaan. Penerapan teknologi informasi di perpustakaan dikenal dengan otomasi perpustakaan. Otomasi perpustakaan dapat mengintegrasikan kegiatan-kegiatan perpustakaan dengan menggunakan suatu software. Salah satu software yang dapat digunakan adalah Senayan Library Management System (SLiMS), di dalamnya terdapat modul-modul yang terintegrasi dengan kegiatan pelayanan sirkulasi, sehingga pelayanan sirkulasi dapat dilakukan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan otomasi perpustakaan berbasis SLiMS, pelayanan sirkulasi, dan hubungan otomasi perpustakaan berbasis Senayan Library Management System (SLiMS) dengan pelayanan sirkulasi perpustakaan di MAN se-Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan skala likert yang dibagikan kepada 98 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas instrumen, analisis parsial perindikator, uji normalitas dan linieritas, serta uji korelasi. Hasil perhitungan menunjukkan; otomasi perpustakaan berbasis SLiMS memperoleh mean sebesar 3,26 dengan persentase ketercapaian 75,88%, pelayanan sirkulasi perpustakaan memperoleh mean sebesar 3,34 dengan persentase ketercapaian 83,79%, nilai koefisien korelasi sebesar 0,469 (tingkat keeratan hubungan sedang) dengan arah hubungan yang positif, sedangkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,220 yang berarti kontribusi otomasi perpustakaan berbasis SLiMS sebesar 22% terhadap pelayanan sirkulasi perpustakaan, dan 78% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Manajemen Kegiatan Esktrakulikuler Dalam Membina Prestasi Non Akademik Peserta Didik: Studi Kasus pada MA Nurul Ikhlas Ambon Lulu, Wa; Rumandan, Rhaishudin Jafar; Pelupessy, Muhammad Kashai Ramdhani
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v1i2.5968

Abstract

Dalam dunia pendidikan untuk mencapai prestasi non akademik dimulai dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan di luar proses pembelajaran, yang disebut dengan kegiatan ekstrakulikuler. Proses kegiatan ekstrakulikuler di MA Nurul Ikhlas Ambon terbagi menjadi empat kegiatan yakni ekstrakulikuler Pramuka, Palang Merah Remaja, Rohani Islam dan ekstrakulikuler Pencak Silat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan implementasi manajemen kegiatan ekstrakulikuler dalam membina prestasi non akademik peserta didik di MA Nurul Ikhlas Ambon dan untuk menjelaskan faktor pendukung dan penghambat manajemen kegiatan ekstrakulikuler dalam membina prestasi non akademik peserta didik di MA Nurul Ikhlas Ambon. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Implementasi manajemen kegiatan ekstrakulikuler mencankup, a) Perencanaan, kepala MA Nurul Ikhlas Ambon melakukan rapat bersama guru dan membahas terkait penyelenggaraan kegiatan ekstrakulikuler yang disesuaikan dengan pada madrasah tersebut. b) Pengorganisasian, kepala madrasah melakukan pembentukan struktur pembina ekstrakulikuler yang sesuai dengan tupoksinya, kemudian pembina ekstrakulikuler melakukan pengelolaan pada ekstrakulikulernya masing-masing. c) Pelaksanaan, di MA Nurul Ikhlas Ambon pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuler disesuaikan dengan kalender akademik yang diterapkan, d) Pengawasan dilakukan oleh pembina ekstrakulikuler dan kepala madrasah. 2) Faktor pendukung dan penghambat, a) Faktor pendukung terjalinnya kerja sama pihak MA Nurul Ikhlas Ambon, Kampus IAIN Ambon, SMK Muhammadiya Ambon, Puskesmas Arbes dan orang tua wali murid, b) Faktor penghambat, kurangnya partisipasi peserta didik, anggaran serta sarana dan prasarana yang kurang memadai.Kata Kunci: Manajemen Kegiatan Ekstrakulikuler, Prestasi Non Akademik
Implementasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Mustofa, Wahyu Khoirul; Dhuhani, Elfridawati Mai; Riaddin, Dinar
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v1i2.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi PTSP Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Jenis penelitian ini merupakan deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Implementasi PTSP Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku belum sesuai dengan KMA RI Nomor 90 Tahun 2018. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek, sebagai berikut: a) Sumber Daya Manusia yang ada masih kurang memadai karena dari pihak Kantor belum memberdayakan pegawainya dengan semestinya. b) Dari segi proses pelayanan yang terjadi pada PTSP belum berjalan semestinya, penyelesaian pengurusan pengguna layanan masih dilakukan pada ruangan masing-masing bagian/bidang, hal tersebut terjadi karena belum tersedianya pegawai yang menguasai dalam bidang IT yang bisa ditempatkan pada Back Office.
MANAJEMEN PONDOK PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP SANTRI AL-ANSHOR AMBON
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 2 (2023): Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam)
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. As time goes by, boarding schools now no longer focus on their students to learn about something religious, but nowadays many pesantren teach or provide skills to their students for how to have potential and skills within themselves so that they can be useful for their lives after leaving the pesantren, because as time goes by the times are growing and going on, so pesantren provide skills to their students for how to face and live in an era that continues to develop. The skills that must be given by the boarding school to its students are how to become an entrepreneur or someone who has an entrepreneurial spirit within the students. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques of observation, interviews and documentation.  Data analysis techniques use the data reduction stage, data presentation and conclusion drawing. The results showed that 1) Awakening and encouraging students to have an entrepreneurial spirit is done by motivating students to have an entrepreneurial spirit within themselves, 2) Making sincere efforts to build the entrepreneurial spirit is that the pesantren teaches and then guides students to make handicrafts that can produce so that students have an independent and creative spirit which can be useful for students, 3) Implementation steps in building the entrepreneurial spirit of santri are carried out with business units managed by Al-Anshor Islamic boarding school including cooperatives, vegetable plantations, goat farms and eucalyptus oil, 4) Human resources, namely the boarding school involves santri in managing business units so that santri have experience in managing business units. It can be concluded that the business units managed are used by the boarding school in helping santrishor to develop and foster the entrepreneurial spirit in students.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MADRASAH TSANAWIYAH NAHDATUL ULAMA DUSUN LAALA KECAMATAN HUAMUAL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
EUREKA (JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM) Vol. 1 No. 2 (2023): Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam)
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT: The role of the school principal is a process or step in organizing, managing, planning and mobilizing to achieve mutually determined goals. The aims of this research are (1) to determine the role of the principal in improving the quality of education at MTs NU Laala, Huamual District, West Seram Regency, (2) to determine the supporting and inhibiting factors for the role of the principal in improving the quality of education at MTs NU Laala. Research This method uses a qualitative approach with descriptive methods supported by data collection through observation, interviews and documentation. The sources of information in this research are: the school principal, three teaching staff, one educational staff and two learners (students). The interview answers are classified and categorized based on aspects of the problem dimensions, then analyzed and interpreted descriptively. The data analysis techniques in this research are: data reduction (data selection), data presentation, drawing conclusions.Based on the research results, in showing the results that have been carried out by the school principal, (a). The role of the school principal as an educator (b). The role of the principal as manager, planning, organizing, actuating, controlling (c). The role of the principal as an administrator (d). The role of the principal as supervisor (e). The role of the head as a motivator. Supporting factors and inhibiting factors in improving the quality of education at MTs NU Laala are: supporting factors (a). Have a mutual sense of responsibility and solidarity between school principals and teaching/educational staff in improving school quality. (b). Parents and the community also participate to support activities at the school, both internal school activities and external activities (c). School principals provide a way for teaching and educational staff to take part in educational training programs to develop their competencies. The inhibiting factor is (a). Lack of facilities and infrastructure (b). Lack of students (c). Lack of teaching staff and educational staff. The author's conclusion is that the school principal carries out his role as an educator, manager, administrator, supervisor, motivator quite well and correctly.

Page 1 of 3 | Total Record : 26