Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi digital marketing soft selling dan hard selling terhadap keputusan pembelian melalui e-WOM sebagai variabel mediasi pada pengguna TikTok di Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna TikTok di Kota Cirebon yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hard selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-WOM, sedangkan soft selling juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-WOM. Selanjutnya, e-WOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu, hard selling tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap keputusan pembelian, sedangkan soft selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa e-WOM mampu memediasi hubungan antara hard selling dan keputusan pembelian, sedangkan e-WOM tidak terbukti memediasi hubungan antara soft selling dan keputusan pembelian pada tingkat signifikansi 5%. Dengan demikian, e-WOM memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian pengguna TikTok, khususnya dalam hubungan antara strategi hard selling dan keputusan pembelian.
Copyrights © 2026