Burnout menjadi salah satu permasalahan yang sering dialami tenaga medis akibat tingginya tuntutan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan work-life balance terhadap burnout dengan stres kerja sebagai variabel mediasi pada tenaga medis RSU Ananda Purwokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 124 tenaga medis yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 25 dan PROCESS Macro versi 4.3 dengan metode bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif terhadap burnout dan stres kerja, sedangkan work-life balance berpengaruh negatif terhadap burnout dan stres kerja. Selain itu, stres kerja berpengaruh positif terhadap burnout serta memediasi pengaruh beban kerja dan work-life balance terhadap burnout. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan beban kerja, peningkatan work-life balance, dan pengendalian stres kerja untuk mengurangi burnout pada tenaga medis.
Copyrights © 2026