Duaja merupakan salah satu koleksi heraldik yang memiliki nilai historis tinggi dan memerlukan perawatan lebih lanjut serta merupakan koleksi tekstil yang memiliki risiko kerusakan yang tinggi. Oleh karena itu koleksi duaja termasuk koleksi yang sangat rawan berjamur. Sehingga pengelolaannya perlu diperhatikan oleh pihak museum agar koleksi ini bisa bertahan lama untuk generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen perawatan koleksi duaja serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam perawatannya di Museum Benteng Vredeburg. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya perawatan dilakukan melalui kebijakan dan standar operasional sebagai pedoman, pengelolaan lingkungan ruang penyimpanan, penyimpanan koleksi, menjaga kebersihan lingkungan sekitar koleksi, pengendalian hama, dan kesiapsiagaan darurat. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran dan sistem penyimpanan. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang efektif untuk menjaga keberlanjutan koleksi sebagai warisan budaya. Disimpulkan bahwa Museum Benteng Vredeburg melakukan perawatan koleksi duaja dengan berpedoman pada kebijakan dan standar operasional, melakukan pemeliharaan lingkungan secara mendetail, menggunakan media penyimpanan yang tepat, melakukan pembersihan secara rutin, dan memiliki prosedur bencana darurat tertentu.
Copyrights © 2026