Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Perawatan Koleksi Duaja di Museum Benteng Vredeburg Putri Lestari; Adi Prasetyawan; Mohammad Fazli Baharuddin
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 2 (2026): November 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.119248

Abstract

Duaja merupakan salah satu koleksi heraldik yang memiliki nilai historis tinggi dan memerlukan perawatan lebih lanjut serta merupakan koleksi tekstil yang memiliki risiko kerusakan yang tinggi. Oleh karena itu koleksi duaja termasuk koleksi yang sangat rawan berjamur. Sehingga pengelolaannya perlu diperhatikan oleh pihak museum agar koleksi ini bisa bertahan lama untuk generasi mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen perawatan koleksi duaja serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam perawatannya di Museum Benteng Vredeburg. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya perawatan dilakukan melalui kebijakan dan standar operasional sebagai pedoman, pengelolaan lingkungan ruang penyimpanan, penyimpanan koleksi, menjaga kebersihan lingkungan sekitar koleksi, pengendalian hama, dan kesiapsiagaan darurat. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran dan sistem penyimpanan. Oleh karena itu, diperlukan perawatan yang efektif untuk menjaga keberlanjutan koleksi sebagai warisan budaya. Disimpulkan bahwa Museum Benteng Vredeburg melakukan perawatan koleksi duaja dengan berpedoman pada kebijakan dan standar operasional, melakukan pemeliharaan lingkungan secara mendetail, menggunakan media penyimpanan yang tepat, melakukan pembersihan secara rutin, dan memiliki prosedur bencana darurat tertentu.
Pengelolaan Koleksi Uang Kuno di Museum Pemerintah Kabupaten Belitung sebagai Upaya Pelestarian Memori Kolektif Rizqita Auria Pandanwangi; Adi Prasetyawan; Mohammad Fazli Baharuddin
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 19, No 2 (2026): November 2026
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.119251

Abstract

Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pengelolaan koleksi uang kuno yang dilakukan oleh Museum Pemkab Belitung serta mengetahui tantangan yang kurator hadapi dalam melakukan pengelolaan koleksi uang kuno. Fokus utama penelitian ini ada pada preservasi koleksi uang kuno. Penelitian ini menggunakan teori pyramid preservation oleh Tygeler. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada Museum Pemkab Belitung sebagai revelatory case museum daerah yang sedang membenahi sistem pengelolaan koleksi dan baru menyusun SOP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Museum Pemkab Belitung sudah menjalankan beberapa tahapan namun beberapa belum berjalan sepenuhnya. Serta beberapa tantangan yang mereka hadapi yaitu kurangnya sumber daya manusia, memperbaiki sistem pengelolaan koleksi dari awal dan belum ada ahli khusus di bidang numismatika untuk menangani koleksi uang kuno. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan referensi bagi pengembangan praktik preservasi pada museum dengan karakteristik dan keterbatasan sumber daya yang serupa.