Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pengelolaan koleksi uang kuno yang dilakukan oleh Museum Pemkab Belitung serta mengetahui tantangan yang kurator hadapi dalam melakukan pengelolaan koleksi uang kuno. Fokus utama penelitian ini ada pada preservasi koleksi uang kuno. Penelitian ini menggunakan teori pyramid preservation oleh Tygeler. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada Museum Pemkab Belitung sebagai revelatory case museum daerah yang sedang membenahi sistem pengelolaan koleksi dan baru menyusun SOP. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Museum Pemkab Belitung sudah menjalankan beberapa tahapan namun beberapa belum berjalan sepenuhnya. Serta beberapa tantangan yang mereka hadapi yaitu kurangnya sumber daya manusia, memperbaiki sistem pengelolaan koleksi dari awal dan belum ada ahli khusus di bidang numismatika untuk menangani koleksi uang kuno. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan referensi bagi pengembangan praktik preservasi pada museum dengan karakteristik dan keterbatasan sumber daya yang serupa.
Copyrights © 2026