Penerimaan diri merupakan kapasitas penting yang membantu anak panti mengenali, menghargai, dan berdamai dengan berbagai pengalaman hidupnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi, dampak, dan perubahan penerimaan diri anak panti setelah mengikuti biblioterapi berbasis kisah inspiratif. Kegiatan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan persiapan sosial/sosialisasi, identifikasi data dan masalah, analisis masalah, perencanaan tindakan, aksi/tindakan, serta refleksi dan evaluasi. Peserta berjumlah 20 anak, terdiri atas 9 laki-laki dan 11 perempuan. Data dikumpulkan menggunakan angket penerimaan diri sebanyak 12 butir sebelum dan sesudah kegiatan, observasi partisipatif, refleksi, serta dokumentasi. Analisis kuantitatif dilakukan melalui skor rata-rata, frekuensi, dan persentase, sedangkan data reflektif dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor meningkat dari 37,90 menjadi 39,90 atau naik 2,00 poin. Proporsi kategori sangat tinggi meningkat dari 25% menjadi 45%. Secara individual, 13 anak (65%) mengalami peningkatan dan 7 anak (35%) mengalami penurunan. Peningkatan terbesar terdapat pada butir P3 dan P7, sedangkan P8 dan P10 mengalami penurunan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa biblioterapi berpotensi menjadi strategi pendampingan psikososial bagi anak panti, tetapi perlu dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, serta disertai tindak lanjut secara individual
Copyrights © 2026