Krisis pembelajaran yang tercermin dari rendahnya capaian PISA 2022 menuntut transformasi metodologis dalam pendidikan Indonesia. Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 memperkenalkan pendekatan pembelajaran mendalam sebagai strategi penguatan kurikulum yang menekankan pemahaman kontekstual dan aplikatif. Seiring dengan itu, mata pelajaran Kecerdasan Artifisial ditetapkan sebagai muatan pilihan, membuka ruang integrasi AI dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan menganalisis potensi integrasi AI dalam kerangka pembelajaran mendalam untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis terhadap literatur terkini mengenai AI dalam pendidikan, pembelajaran mendalam, serta motivasi dan capaian akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI yang dirancang secara pedagogis mampu meningkatkan motivasi intrinsik melalui personalisasi konten dan umpan balik adaptif, serta memperbaiki hasil belajar melalui penyediaan dukungan yang disesuaikan dengan profil peserta didik. Namun, efektivitas AI sangat bergantung pada kesiapan guru, infrastruktur digital, dan desain pembelajaran yang menempatkan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti peran pedagogis guru. Kesimpulannya, integrasi AI dalam kurikulum pembelajaran mendalam memiliki potensi signifikan, dengan catatan implementasi harus mempertimbangkan konteks sosio-kultural dan dilakukan secara bertahap dengan dukungan pengembangan profesional guru yang berkelanjutan
Copyrights © 2026