Kebutuhan komunikasi nirkabel pada Internet of Things (IoT) jarak jauh meningkat seiring penerapan pemantauan lingkungan, pertanian cerdas, industri, dan kota cerdas yang menuntut koneksi stabil di berbagai kondisi lapangan. Penelitian ini bertujuan membandingkan teknologi LoRa/LoRaWAN, Wi-Fi, ZigBee, dan Bluetooth untuk IoT jarak jauh dengan ruang lingkup evaluasi pada tiga parameter utama: jangkauan komunikasi, kecepatan data, dan ketahanan terhadap gangguan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui pencarian, seleksi, dan sintesis studi terkait dalam sepuluh tahun terakhir, lalu mengekstraksi data teknis untuk dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil menunjukkan LoRa/LoRaWAN unggul pada jangkauan kilometer dengan kompromi laju data rendah serta potensi penurunan performa pada kepadatan node tinggi. Wi-Fi menawarkan throughput tinggi namun lebih sensitif terhadap kepadatan kanal dan interferensi, sehingga memerlukan perencanaan jaringan yang baik untuk kestabilan. ZigBee sesuai untuk jaringan sensor lokal dengan laju data hingga 250 kbps dan cakupan puluhan meter yang dapat diperluas melalui mesh, sedangkan Bluetooth LE mendukung komunikasi jarak dekat–menengah dan menyediakan mode long range dengan penurunan laju data. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan teknologi harus disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi berdasarkan kompromi jangkauan, laju data, dan ketahanan gangguan, sehingga dapat menjadi acuan praktis bagi perancang sistem IoT jarak jauh.
Copyrights © 2026