Ranu Abiyyu Ramadhani
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Eksperimen Filter Low-Pass Aktif Butterworth pada Variasi Intensitas Cahaya dalam Rangkaian Pembagi Tegangan Aktif Menggunakan Transformasi Fourier Farda Mariam Al Jamilah; Alipia Pebrian; Ranu Abiyyu Ramadhani; Luxe Oktafia Permadani; Sulthon Muakhor Arifin
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.4320

Abstract

This study analyzes the performance of a Butterworth active low-pass filter and a voltage divider circuit using Laplace Transform and Fourier Transform approaches validated through MATLAB/Simulink simulations. An RC-circuit-based Butterworth active low-pass filter with an operational amplifier and a 110 V DC input shows that the dominant capacitor impedance at low frequencies keeps the intermediate voltage close to the input value. The op-amp configuration produces a gain of approximately 2.5 times, while the frequency response displays maximum gain at low frequencies and damping at high frequencies with a cutoff frequency in the kHz range. Fourier Transform is used to emit a sinusoidal signal in a voltage divider circuit with inductive components. The output signal has the same waveform and frequency as the input signal, but its amplitude is reduced to approximately 0.258 times the input amplitude according to the resistance ratio. Frequency domain analysis shows energy concentration at the fundamental frequency, and the inverse Fourier successfully reconstructs the original signal. MATLAB simulations show high agreement with theoretical calculations.
STUDI KELAYAKAN TEKNOEKONOMI PEMBANGKIT MIKROHIDRO SUNGAI KALISAPI DI DESA KEBANARAN MENGGUNAKAN HOMER Alipia Pebrian; Farda Mariam Al Jamilah; Ranu Abiyyu Ramadhani; Arnisa Stefanie
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i1.4428

Abstract

Pemanfaatan energi air sebagai sumber energi terbarukan memiliki potensi besar untuk mendukung peningkatan rasio elektrifikasi nasional, khususnya di wilayah pedesaan yang berdekatan dengan sumber air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Kebanaran, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, dengan memanfaatkan aliran Sungai Kalisapi. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak HOMER (Hybrid Optimization of Multiple Energy Resources) untuk mensimulasikan performa sistem serta menghitung efisiensi energi dan biaya. Berdasarkan hasil pengukuran, debit rata-rata Sungai Kalisapi sebesar 15,95 m³/s dengan head efektif 0,0247 m, menghasilkan daya bersih 2,47 kW dan total produksi energi tahunan sebesar 27.601 kWh. Sistem menunjukkan capacity factor 128% dan renewable penetration 100%, menandakan operasi optimal dan berkelanjutan sepanjang tahun. Dari sisi ekonomi, investasi awal sebesar Rp10.000.000 dan biaya operasi tahunan Rp998.710,10 menghasilkan Levelized Cost of Energy (LCOE) sebesar Rp53,6/kWh, jauh lebih rendah dibandingkan tarif listrik PLN sekitar Rp1.400/kWh. Sistem ini mampu menekan biaya listrik hingga 50% serta memberikan peluang ekspor energi ke jaringan PLN sebesar 25.798 kWh/tahun, dengan periode pengembalian modal kurang dari 8 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PLTMH Sungai Kalisapi layak dikembangkan sebagai solusi energi bersih, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pedesaan serta ketahanan energi nasional.  
Perbandingan Teknologi Komunikasi Nirkabel LoRa, ZigBee, Wi-Fi, dan Bluetooth untuk Sistem IoT Jarak Jauh Ranu Abiyyu Ramadhani; Lela Nurpulaela; Sulthon Muakhor Arifin
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v8i2.5449

Abstract

Kebutuhan komunikasi nirkabel pada Internet of Things (IoT) jarak jauh meningkat seiring penerapan pemantauan lingkungan, pertanian cerdas, industri, dan kota cerdas yang menuntut koneksi stabil di berbagai kondisi lapangan. Penelitian ini bertujuan membandingkan teknologi LoRa/LoRaWAN, Wi-Fi, ZigBee, dan Bluetooth untuk IoT jarak jauh dengan ruang lingkup evaluasi pada tiga parameter utama: jangkauan komunikasi, kecepatan data, dan ketahanan terhadap gangguan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui pencarian, seleksi, dan sintesis studi terkait dalam sepuluh tahun terakhir, lalu mengekstraksi data teknis untuk dianalisis secara deskriptif-komparatif. Hasil menunjukkan LoRa/LoRaWAN unggul pada jangkauan kilometer dengan kompromi laju data rendah serta potensi penurunan performa pada kepadatan node tinggi. Wi-Fi menawarkan throughput tinggi namun lebih sensitif terhadap kepadatan kanal dan interferensi, sehingga memerlukan perencanaan jaringan yang baik untuk kestabilan. ZigBee sesuai untuk jaringan sensor lokal dengan laju data hingga 250 kbps dan cakupan puluhan meter yang dapat diperluas melalui mesh, sedangkan Bluetooth LE mendukung komunikasi jarak dekat–menengah dan menyediakan mode long range dengan penurunan laju data. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan teknologi harus disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi berdasarkan kompromi jangkauan, laju data, dan ketahanan gangguan, sehingga dapat menjadi acuan praktis bagi perancang sistem IoT jarak jauh.