Mangrove memiliki peranan strategis dalam penyimpanan karbon biru dan perlindungan wilayah pesisir, tetapi pemanfaatannya sebagai instrumen mitigasi iklim membutuhkan pemahaman kebijakan serta koordinasi antaraktor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan konsep karbon biru dan mengedukasi pemangku kepentingan mengenai governansi kolaboratif berbasis mangrove di Kabupaten Bintan. Kegiatan didokumentasikan sebagai diskusi kelompok terarah di lingkungan DPMPTSP Kabupaten Bintan pada 2026. Pendekatan yang digunakan ialah edukatif-partisipatif dengan paparan materi, diskusi tematik, dan penelaahan dokumen kegiatan. Bahan analisis mencakup dua presentasi mengenai potensi karbon mangrove, kebijakan mitigasi iklim, kelembagaan kolaboratif, serta dokumentasi foto pelaksanaan. Hasil yang dapat diverifikasi ialah terselenggaranya forum edukasi dan tersedianya substansi pembelajaran yang menghubungkan data karbon lokal, pembagian peran kelembagaan, perlindungan ekosistem, serta kebutuhan pemantauan dan evaluasi. Sintesis pembahasan menghasilkan usulan tindak lanjut berupa pemetaan aktor, penguatan basis data, penyusunan agenda kolaborasi, pelibatan masyarakat pesisir, dan pengembangan indikator pengelolaan. Bukti yang tersedia belum memungkinkan pengukuran peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, ataupun dampak penurunan emisi. Kegiatan ini menunjukkan relevansi forum sosialisasi sebagai tahap awal membangun bahasa kebijakan bersama mengenai karbon biru, dengan kebutuhan evaluasi terukur dan pendampingan lanjutan.
Copyrights © 2026