Pemerolehan morfosintaksis pada masa awal kanak-kanak tampak melalui penggunaan morfem dan pembentukan konstruksi sintaksis yang semakin beragam. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membandingkan profil morfosintaksis dua anak yang berbeda, masing-masing berusia 2;8 dan 3;0 tahun, dalam interaksi sehari-hari. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus komparatif. Data diperoleh melalui observasi, perekaman audio, simak libat cakap, pemancingan, dan pencatatan konteks, kemudian ditranskripsikan serta dianalisis pada tataran morfem, frasa, dan ujaran. Pada contoh data A2;8 tampak morfem bebas, penanda posesif -ku, pengulangan bentuk, frasa pendek, dan ujaran telegrafis. Pada contoh data B3;0 tampak penanda -ku dan -nya, variasi negasi, frasa, serta konstruksi multikata dengan hubungan predikatif yang lebih eksplisit. Karena korpus kedua anak tidak dinormalisasi menurut durasi dan jumlah ujaran, perbedaan tersebut dibaca sebagai profil antarkasus, bukan lintasan perkembangan berdasarkan umur. Temuan menunjukkan variasi individual dan relevansi konteks interaksional sebagai latar produksi ujaran. Penelitian ini menyediakan profil mikrokomparatif morfosintaksis dua anak Indonesia pada usia yang berdekatan
Copyrights © 2026