Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL DAUN YANG JATUH TAK PERNAH MEMBENCI ANGIN KARYA TERE LIYE Yasmin; Haerun Ana; Marwati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i3.191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konflik-konflik yang terdapat dalam novel Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa  terdaapt konflik internal dan konflik eksternal. Salah satu konflik internal adalah konflik antara perasaan Tania dan Danar yang terpaksa memendam rasa cinta dan terpaksa melihat pria yang dicintainya menikah dengan wanita lain bernama Ratna. Sedangkan konflik eksternal terdiri dari 3 bagian. Pertama, konflik fisik yaitu adanya perseteruan yang menyebabkan Adi menyeret Tania dengan kasar karena tangan Adi semakin keras. Kedua, konflik sosial yang terjadi karena perselisihan antara Tania, Dede dan Suster yang menimbulkan masalah. Ketiga, konflik alam, yaitu konflik yang diakibatkan oleh bentrok antara tokoh dengan alam, misalnya tokoh Tania yang tertusuk paku payung di bus kota hingga kakinya berdarah.
FAKTA CERITA DALAM NOVEL INGKAR KARYA BOY CANDRA Nia Rosmaida; Fahruddin Hanafi; Haerun Ana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i5.370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fakta cerita dalam novel Ingkar karya Boy Candra. Manfaat dari penelitian ini adalah Sebagai kontribusi pemikiran terhadap pembaca mengenai fakta cerita yang ditemukan dalam novel Ingkar karya Boy Candra, Sebagai kontribusi pemikiran terhadap pembelajaran sastra di sekolah yang berkenaan dengan aspek fakta cerita dalam karya sastra, Sebagai bahan informasi bagi para peneliti lanjutan yang terlibat dengan penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian menggunakan pendekatan sturktural terhadap novel Ingkar karya Boy Candra, ide-ide pengarang diwakili melalui tokoh dalam novel Ingkar karya Boy Candra disajikan secara langsung lewat penuturan tokoh protagonis, tokoh antagonis dan tokoh tirtagonis sehingga menggambarkan perilaku tokoh, karakteristik, dan jalan pikir.
KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN BAHASA INDONESIA PADA MEDIA LUAR RUANG DI KABUPATEN MUNA Hasri; Haerun Ana; La Ode Akhiri Zulzaman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i3.448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia pada media luar ruang di Kabupaten Muna. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penilitian lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian adalah media luar ruang yang terdapat di Kabupaten Muna. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data metode Anakes oleh Tarigan yang mencakup 6 langkah kerja. Namun, dalam penelitian ini hanya mengambil lima langkah kerja saja, yaitu (1) mengumpulkan data, (2) mengidentifikasi dan mengklasifikasi kesalahan, (3) memeringkat kesalahan, (4) menjelaskan dan mengoreksi kesalahan, serta (5) memprediksi daerah kebahasaan yang rawan. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 11 bentuk kesalahan penggunaan ejaan bahasa Indonesia pada media luar ruang di Kabupaten Muna yang meliputi, (1) kesalahan penggunaan huruf kapital, (2) kesalahan penggunaan huruf miring, (3) kesalahan penulisan kata dasar, (4) kesalahan penulisan kata berimbuhan, (5) kesalahan penulisan kata depan, (6) kesalahan penulisan kata partikel, (7) kesalahan penulisan singkatan, (8) kesalahan penggunaan tanda baca titik, (9) kesalahan penggunaan tanda baca koma, (10) kesalahan penggunaan tanda baca apostrof, serta (11) kesalahan penulisan unsur serapan.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VIII SMP Gita; Yunus; Haerun Ana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.609

Abstract

This study aims to describe the ability to write explanatory texts among eighth-grade students at SMP Negeri 1 Kabawo. The research method used is quantitative descriptive with field research. A sample of 105 students was selected using proportionate stratified random sampling from six classes. Data on the ability to write explanatory texts were obtained through written tests and interviews with teachers and students. The results show that out of 105 sampled students, 81 students (77%) are considered proficient and 24 students (23%) are considered not yet proficient in writing explanatory texts. Classically, the ability to write explanatory texts among eighth-grade students at SMP Negeri 1 Kabawo is considered inadequate. The percentage of students who achieve the minimum proficiency level (77%) is still below the classical mastery criteria (85%). Evaluation of assessment aspects indicates that most students have not yet reached the expected level in several aspects such as the suitability of topics with content, language rules, and accuracy in spelling and punctuation.
KETIDAKADILAN SOSIAL DALAM NOVEL PULANG KARYA LEILA S. CHUDORI (TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA) Ardiono; Haerun Ana; Erni Harijaty
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketidakadilan sosial yang terdapat dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan data-data berupa ketidakadilan sosial dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori, kemudian disusul dengan analisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam hal ini, data dalam penelitian ini berupa kata-kata tertulis bukan berupa angka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi karya sastra, yaitu sosiologi yang mempermasalahkan karya sastra itu sendiri, termasuk di dalamnya, tujuan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan masalah sosial. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Stereotip atau pelabelan buruk pada keluarga anggota Partai Komunis Indonesia, simpatisan Partai Komunis Indonesia, dan garis keturunan anggota Partai Komunis Indonesia. 2) Marginalilasi atau peminggiran terhadap keluarga anggota Partai Komunis Indonesia, simpatisan Partai Komunis Indonesia, dan keturunan anggota Partai Komunis Indonesia. 3) Subordinasi pada kelompok etnis Tionghoa atau yang tinggal di Indonesia. 4) Dominasi pemerintah Orde Baru yang otoriter dan tindakan diskriminasi. 5) Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang berupa kekerasan dan pembunuhan secara massal.
KEMAMPUAN MENULIS IKLAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KULISUSU Daslan; Haerun Ana; Harmin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kulisusu. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah 62 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes menulis. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari 68responden siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kulisusu, secara individual 56 siswa atau 82,35% masuk kategori mampu. Dan 12 siswa atau 17,76% masuk kategori belum mampu dalam menulis iklan. Secara klasikal kemampuan menulis iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kulisusu masuk kategori mampu, karena siswa yang mencapai kemampuan minimal 70% sebesar 82,35% belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu 85%. Dilihat dari setiap aspek kemampuan siswa kelas VIII SMPNegeri 2 Kulisusu dapat disimpulkan bahwa dari ketujuh kompenen yang menjadi aspek penilaian yaitu pada aspek nama produk, gambar produk, kalimat iklan, keunggulan produk, harga produk, nomor telepon pengiklan, dan alamat pengiklan belum tuntas secara klasikal, karena belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu 85%.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X Deviana Nadilla; Haerun Ana; La Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1089

Abstract

This research aims to describe the expository writing skills of 10th-grade students at SMA Negeri 3 Kendari. This research falls under field research, conducted directly at SMA Negeri 3 Kendari, as the research object to collect data in accordance with the issues present in this study. The population in this research consists of all 10th-grade students at SMA Negeri 3 Kendari, totaling 240 students across 7 classes. The sample in this study consisted of 127 students with a margin of error of 10%. The sampling technique used was proportionate stratified random sampling, which involved ranking students' achievements from highest to lowest based on their daily test scores. The data collection technique used in this study was administering a test on writing expository texts. The research results show that out of 127 respondents, there were 56 (44.09%) students categorized as capable and 71 (55.90%) students categorized as not yet capable in writing expository texts. Classically, it can be categorized as not capable because it reached 44.09%, which does not exceed the established classical achievement criterion of 85%. Keywords: ability, writing, exposition.
NILAI SOSIAL DALAM NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA Junita; Haerun Ana; Marwati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i3.1200

Abstract

This research aims to describe the social values contained in the novel 172 Days by Nadzira Shafa. The expected benefits in this research are: 1) Enriching knowledge, especially in the study of literary works related to social values. 2) This research is expected to provide input to students, especially students of the Indonesian Language and Literature Education Department in reviewing and analyzing novels. 3) By understanding social values, it will add references to research on Indonesian literary works and help readers understand the meaning contained in literary works. This type of research is library research. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data used in this research is written data in the form of novel text related to all elements related to social values contained in the novel 172 Days by Nadzira Shafa. The data source in this research is the novel 172 Days by Nadzira Shafa published by Motivaksi Inspir, Banjar, West Java, in 2022 with a page thickness of 241 pages. The technique in collecting data is intensive reading technique by recording, identifying exposure and textual literary works in the form of 172 Days novel book by Nadzira Shafa. The data were analyzed using the sociology of literature approach. Based on the results of data analysis, it is concluded that the results of this study show the form of social values including: (1) religious social values. (2) social value of helping each other. (3) social value of forgiving each other. (4) social value of compassion. (5) social value of responsibility.
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL MERINDU CAHAYA DE AMSTEL KARYA ARUMI EKOWATI Fatimah Nur Janah; Amirudin Rahim; Haerun Ana
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1297

Abstract

This study aims to describe the social reality in the novel Merindu Cahaya de Amstel by Arumi Ekowati. This study is a type of library research. The data collection techniques used are reading techniques and note-taking techniques. The data in this study were analyzed using a sociology of literature approach. Based on the results of the study in the novel Merindu Cahaya de Amstel by Arumi Ekowati and the conclusion there is a social reality about family disorganization, the existence of family relationship breakdowns and its impact on individuals in building identity and facing social life, social reality about culture oriented towards diaspora and cultural identity, multicultural interaction, cultural heritage and cultural preservation, social reality about religion oriented towards spiritual journey, challenges in practicing Islamic teachings, and how a convert struggles to maintain his faith, social reality about education oriented towards access, support, and academic dynamics in the education system, social reality about the economy oriented towards survival strategies and individual financial independence in facing economic challenges, social reality about the problems of the younger generation in modern society oriented towards independence, challenges in finding work, economic struggles, to the search for the meaning of life, and social reality about violations of community norms on awareness of human rights, protection of women, and individual struggles to uphold justice in the face of acts of violence or coercion.
SOCIAL ISSUES IN THE POETRY ANTHOLOGY SUARA DARI KELAS KECIL Nurul Utami Khairunnisa; La Ode Syukur; Haerun Ana
Jurnal Casa Cendekia Vol 1 No 2 (2026): Juscia (Jurnal Sastra Cendekia), Vol. 1 No. 2, January 2026.
Publisher : CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the forms of social issues represented in the poetry anthology Suara dari Kelas Kecil. The research employs a qualitative descriptive method using a sociology of literature approach. The data consist of words, phrases, and poetic lines found in ten selected poems that reflect social realities and social criticism. Data were collected through library research and close reading techniques, then analyzed by classifying and interpreting the identified social issues based on their thematic relevance. The findings indicate that the poems in Suara dari Kelas Kecil portray various social issues that reflect contemporary societal conditions. These issues include poverty, crime, social conflict, violations of social norms, discrimination, and corruption. Poverty is depicted through the portrayal of marginalized groups struggling to meet basic needs, while crime and corruption are presented as structural problems resulting from weak moral values and ineffective governance. Social conflict and norm violations emerge from injustice and power imbalance, whereas discrimination reflects unequal treatment toward certain social groups. This study concludes that the poems in Suara dari Kelas Kecil function not only as aesthetic literary expressions but also as a medium of social criticism that voices the concerns of marginalized communities. Through a sociology of literature perspective, the anthology demonstrates that poetry plays a significant role in reflecting social realities and fostering critical awareness among readers regarding ongoing social problems.