Proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah kerusakan gigi/gigi berlubang/sakit (45,3%). sedangkan untuk prevalensi karies gigi di Indonesia adalah sebesar 88.,8% dengan prevalensi karies akar sebesar 56,6%. Sebanyak 57,6% orang di Indonesia memiliki masalah gigi dan mulut. Sedangkan di Propinsi Kalimantan Selatan sebanyak 59,6 % orang memiliki masalah gigi dan mulut. Pada penderita hipertensi ditemukan manifestasi di rongga mulut seperti gingivitis, periodontitis, reaksi lichenoid, penurunan produksi saliva (hiposalivasi), hingga kelumpuhan pada saraf wajah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hubungan antara kesehatan gigi dan tekanan darah serta pentingnya skrining dan perawatan preventif. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan sebanyak 57 % responden menderita karang gigi supra calculus dan sub calculus RA dan RB. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk 1). memberikan edukasi mengenai peran kesehatan gigi terhadap stabilitas tekanan darah, 2). Melakukan skrining tekanan darah dan pemeriksaan awal kesehatan gigi, 3). memberikan konsultasi personal terkait perawatan gigi dan gaya hidup sehat bagi penderita hipertensi dan 4). mendorong pembentukan kebiasaan menjaga kesehatan gigi sebagai bagian dari manajemen hipertensi.
Copyrights © 2026