ABSTRACT Local wisdom holds a strategic position in character education because it provides a source of values closely connected to students’ everyday lives. In the Nias cultural context, Amaedola contains moral messages, advice, and behavioral guidelines that can be integrated into learning; however, its implementation faces challenges related to cultural understanding and the availability of learning resources. This study aimed to describe the implementation of cultural values through Amaedola in supporting students’ character development and to identify the supporting and inhibiting factors in Grade IV at UPTD SD Negeri 071008 Gada. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, Grade IV teacher, and students. The data were analyzed through coding and thematic categorization to identify patterns in the research findings. The results showed that Amaedola was implemented through local-content learning, moral advice and figurative expressions, motivational activities, and behavioral habituation in the school environment. Supporting factors included curriculum integration, family and school support, the cultural environment, and interactive learning approaches. Inhibiting factors involved teachers’ limited cultural competence, inadequate literature, declining use of Amaedola, and students’ difficulties in understanding its terms and meanings. These findings indicate that Amaedola can serve as a contextual medium for supporting the internalization of character values through continuous learning and habituation. ABSTRAK Kearifan lokal memiliki posisi strategis dalam pendidikan karakter karena menyediakan sumber nilai yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Dalam konteks masyarakat Nias, Amaedola memuat pesan moral, nasihat, dan pedoman perilaku yang berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran, tetapi penerapannya menghadapi keterbatasan pemahaman budaya dan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai kebudayaan melalui Amaedola dalam pembentukan karakter peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di kelas IV UPTD SD Negeri 071008 Gada. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik. Data dianalisis melalui proses pengodean dan pengelompokan tema untuk memperoleh pola temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amaedola diimplementasikan melalui pembelajaran muatan lokal, penyampaian nasihat dan perumpamaan, pemberian motivasi, serta pembiasaan perilaku dalam kehidupan sekolah. Faktor pendukung meliputi integrasi kurikulum, dukungan keluarga dan sekolah, lingkungan budaya, serta pendekatan interaktif. Sementara itu, hambatan mencakup keterbatasan kompetensi budaya guru, minimnya literatur, berkurangnya penggunaan Amaedola, dan kesulitan peserta didik memahami istilah serta maknanya. Temuan ini menegaskan bahwa Amaedola dapat dimanfaatkan sebagai media kontekstual untuk mendukung internalisasi nilai karakter melalui pembelajaran dan pembiasaan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026