Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan media permainan ular tangga terhadap minat belajar siswa slow learner di SMP Negeri 4 Lamongan. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa slow learner akibat keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik mereka. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa slow learner kelas inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur menggunakan instrumen skala penilaian minat belajar yang mengacu pada indikator perasaan senang, keterlibatan, ketertarikan, dan perhatian siswa. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar setelah penerapan media ular tangga. Rata-rata skor posttest (84,37%) lebih tinggi dibandingkan pretest (50,00%). Hasil uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = 19,053; p = 0,003 < 0,05). Media ular tangga yang dimodifikasi dengan materi membaca, menulis, dan berhitung sederhana mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Disimpulkan bahwa penerapan media permainan ular tangga berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa slow learner dan dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif dalam setting pendidikan inklusif.
Copyrights © 2026