Jurnal Agrotek Tropika
Vol. 14 No. 2 (2026): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL. 14, MEI 2026

PENGARUH OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN TERHADAP PERILAKU JERAPAN FOSFOR DAN FOSFOR TERPANEN PADA PERTANAMAN EDAMAME (Glycine max L. Merril) DI TANAH ULTISOL GEDUNG MENENG PADA MUSIM TANAM KESEPULUH

Amalia Hayati (Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Septi Nurul Aini (Soil Science Department, Faculty of Agriculture, University of Lampung (Google Scholar ID: JL7QX78AAAAJ))
Nur Afni Afrianti (Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Supriatin Supriatin (Fakultas Pertanian Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
29 May 2026

Abstract

Tanah Ultisol umumnya dicirikan oleh kesuburan yang rendah, kandungan bahan organikyang terbatas, reaksi tanah yang masam, serta tingkat kejenuhan aluminium (Al) dan besi (Fe)yang relatif tinggi. Pada kondisi masam, oksida Al dan Fe memiliki dominasi muatan positifyang lebih besar sehingga meningkatkan kemampuan tanah dalam mengadsorpsi fosfor (P).Tingginya adsorpsi P tersebut menyebabkan ketersediaan fosfor bagi tanaman menjaditerbatas. Suatu upaya menurunkan jerapan P tanah dan meningkatkan P terpanen tanamanyaitu intensifikasi lahan dan pemupukan baik secara organik maupun anorganik. Tujuanpenelitian ini adalah menganalisis pengaruh olah tanah dan pemupukan terhadap jerapanfosfor, jumlah fosfor terpanen dan korelasi antara jerapan fosfor dengan fosfor terpanentanaman edamame. Penelitian ini mengimplementasikan Rancangan Acak Kelompok (RAK)faktorial dengan dua perlakuan: olah tanah minim (T0) dan olah tanah intensif (T1), serta duajenis pemupukan: tanpa pupuk (P0) dan kombinasi pupuk NPK 200 kg ha⁻¹ serta pupukkandang ayam 1 Mg ha⁻¹ (P1). Setiap perlakuan diulang empat kali. Masing-masing dariperlakuan diulang empat kali. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan olah tanah minimummampu menurunkan jerapan maksimum P (Xmax), namun tidak berpengaruh nyata terhadapP-terpanen dan biomassa kering tanaman edamame. Sedangkan, pemberian pupuk NPK 200kg ha-1 dan pupuk kandang ayam 1000 kg ha-1 mampu menurunkan jerapan maksimum P(Xmax) dan berpengaruh nyata terhadap P-terpanen dan biomassa kering tanaman edamame.Selain itu, jerapan maksimum P (Xmax) menunjukkan korelasi negatif terhadap P-tersedia danP-potensial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a peer-reviewed scientific journal dedicated to the advancement of knowledge and research on the application of science and technology in tropical agricultural. Since 2013, JAT has focused on disseminating research findings related to the cultivation, management, and ...