Teater tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi media kreatif dalam menyampaikan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur naskah dan mendeskripsikan bentuk penyajian pertunjukan Berdaya di Balik Budaya sebagai media dakwah oleh Teater Laysa di Pesantren Persatuan Islam 67 Benda Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur naskah terdiri atas tema, alur, tokoh dan penokohan, dialog, latar, serta amanat. Penyajian pertunjukan memanfaatkan akting, gerak, ekspresi, blocking, musik, kostum, properti, dan pencahayaan. Seluruh unsur tersebut mendukung penyampaian nilai Islam secara komunikatif, kreatif, dan kontekstual. Penelitian menyimpulkan bahwa teater dapat menjadi media dakwah yang efektif melalui perpaduan pengalaman artistik, refleksi sosial, dan nilai keislaman.
Copyrights © 2026