Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas pelatihan hidup berkesadaran melalui Sekolah Minggu Buddhis Jawa Dwipa untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan spiritual pemuda di Banjarejo. Meskipun studi sebelumnya telah menunjukkan manfaat mindfulness, masih terdapat kelangkaan penelitian yang mengintegrasikan praktik ini dalam konteks keagamaan untuk pengembangan pemuda. Menggunakan metode pelatihan meditasi dengan berbagai objek, penelitian dilakukan di Vihara Maha Manggala, Boyolali. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan konsentrasi dan relaksasi melalui meditasi bunyi, meditasi makan coklat, dan meditasi cahaya lilin. Namun, beberapa peserta masih mengalami kesulitan mempertahankan fokus dalam waktu lama. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman integrasi mindfulness dalam konteks keagamaan dan budaya lokal, serta menyediakan dasar untuk pengembangan program serupa di daerah lain di Indonesia. Implikasinya mencakup wawasan bagi pembuat kebijakan dan praktisi dalam merancang intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan pemuda di era modern.
Copyrights © 2025