Penelitian ini membahas larangan bersikap sombong dalam bermasyarakat perspektif Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dengan menggunakan pendekatan studi tafsir tematik. Kesombongan menjadi kajian relevan karena termasuk penyakit hati yang dapat merusak tatanan sosial, menimbulkan kesenjangan, dan merenggangkan hubungan antarmanusia. Fokus utama, bagaimana penjelasan M. Quraish Shihab mengenai ayat-ayat Al-Qur’an yang melarang sikap sombong, dan bagaimana implikasi larangan tersebut terhadap kehidupan bermasyarakat. Jenis penelitian ini penelitian pustaka (leabrary reasecrh), mengambil sumber literasi dari kitab kitab, buku, jurnal, dan semua literasi yang berkaitan dengan judul penelitian dengan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian: Kesombongan baik terhadap sesama maupun terhadap Allah merusak hubungan sosial, menghalangi kesadaran spiritual, menghapus amal kebaikan, dan menjauhkan seseorang dari rahmat-Nya, sehingga tergolong dosa besar. Penafsiran ini sangat relevan dengan realitas sosial masyarakat masa kini yang kerap diwarnai sikap individualistik, kompetitif, dan mudah meremehkan orang lain. Untuk membangun masyarakat yang harmonis, diperlukan penanaman nilai tawadhu’ (rendah hati) melalui pendidikan akhlak sejak dini, keteladanan pemimpin dalam bersikap rendah hati.
Copyrights © 2025