cover
Contact Name
Hairul anam
Contact Email
hairultini9@gmail.com
Phone
+6285791931249
Journal Mail Official
hairultini9@gmail.com
Editorial Address
Kompleks Pondok Pesantren Wali Songo, Jl. Basuki Rahmad No. 07 Mimbaan Panji Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir
ISSN : 31247334     EISSN : 31247334     DOI : 10.35132
Core Subject :
al-qolam is a journal of al-quran and tafsir study program. this journal is intended for readers who like the study of the quran. some of the articles published in it are research results and articles from quran scholars. specifically, this journal discusses study quran living quran research results of the quran islamic thought manuscript study hermeneutics study
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Al-Qur'an dan Paradigma Sains Maurice Bucaille Alif Hibatullah; H.A. Zainuri Ghazali; Ahmad Khoirur Roziqin
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak orientalis yang mengkaji Alquran dengan berbagai pendekatan dan kritik. Mereka ingin membuktikan bahwa Alquran tidaklah otentik dan karya dari Nabi Muhammad. Bahkan kerap argument yang mereka gunakan tidak masuk akal. Akan tetapi ada orientalis seperti Maurice Bucaille yang mengkaji Alquran dari segi sains dan mengkajinya secara objektif, sehingga kajiannya menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian merupakan penelitian library research. Hasil penelitian menunjukkan Maurice Bucaille sepakat dengan kandungan Alquran, dia berhasil mendialogkan ayat Alquran dan terbukti secara ilmiah bahwa tanda-tanda kekuasaan Allah di bumi telah Allah gambarkan dalam Alquran, jauh sebelum penelitian modern menemukannya.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Pandangan Al-Qur'an (Studi Analisis Surat Al-Mu’minun Ayat 1-9) Lukman Hakim; Imam Ubaidillah; Bulqini Bulqini
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era disrupsi, memberikan dampak perubahan terhadap hidup dan cara kerja manusia secara fundamental. Perubahan tersebut terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, baik dari segi ideologi, politik, ekonomi maupun aspek pendidikan. selain memberikan dampak positif, perubahan di era disrupsi ini juga memberikan dampak nagatif. Hal ini dapat dilihat dari merebaknya kenakalan remaja dan dekadensi moral yang merajalela di berbagai kalangan baik oleh para cendikiawan, tokoh masyarakat, dan elit politik. Untuk itu, diperlukan penanganan khusus dalam menanggapi permasalahan yang cukup problemik ini. Salah satunya ialah dengan memperkokoh karakter bangsa. Penelitian ini adalah jenis penelitian library research dengan menggunakan pisau analisis deskriptif analisis. Dalam Al-Qur’an istilah pendidikan disebutkan dengan beberapa term, antara lain,  Rabba, `Allama dan Addaba. Jika dianalisis, ketiga term tersebut sebenarnya memiliki keterkaitan satu sama lain dan dapat menunjang dalam terwujudnya Insan al-Kamil. Dari sinilah, penulis ingin melakukan upaya analisis ayat al-Qur’an surah al-Mu’minun ayat 1-9 yang berbicara tentang pendidikan karakter dan mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang ada di dalamnya. Apabila nilai-nilai karakter telah tertanam pada diri seseorang, maka ia akan mendapatkan keberuntungan baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, diharapkan bagi pendidik agar tidak hanya mampu mentransfer pengetahuan. Akan tetapi, juga mampu menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didiknya.
Al-Qur'an menurut Pemahamab John Wansbrough Johana Salsabillah
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menguraikan pemikiran dari salah satu orientalis yaitu John Wansbrough. Dalam studi al-Qur’an ia dikenal sebagai salah satu orientalis yang cukup kontrofersial terutama pada kajian atas kenabian Muhammad, kitab suci al-Qur’an dan kesinambungan tradisi. Pada setiap kajiannya, khususnya dalam “Qur’anic Studies Source and Methods of Scriptural Interpretation” Wansbrough dianggap lebih banyak memunculkan kritik dari pada pembelaan. Dimana dia mempertanyakan bukti atau jaminan dari keaslian dan keauntetikan al-Qur’an. Hal ini karena menurut Wansbrough melalui analisisnya, al-Qur’an merupakan hasil dari persinggungan berbagai tradisi bahkan merupakan ciptaan dari agama sebelum masa kenabian Muhammad yakni Yahudi dan Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskripsi analisis. Adapun hasil dari penelitian ini didapati bahwa pandangan Wasnbrough tersebut didapatkan dengan menggunakan dua metode dalam meneliti al-Qur'an. Metode tersebut ialah historikal analisis dan literary analisis yang menitikberatkan pada kesesuaian isi al-Qur’an dengan kelogisan bahasa dan kisah-kisah yang termuat dalam al-Qur’an. Yang mengantarkannya pada kesimpulan bahwa apa yang ada didalam al-Qur'an bukanlah sebuah ajaran baru namun gabungan atau persinggungan dari tradisi yang telah ada.
Konsep Pendidikan Anak dalam Al-Qur'an: Studi Tafsir Mawdhu'i Fahrur Razi; Habsatun Nabawiyah
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak dalam Islam merupakan aspek penting dalam membentuk individu yang seimbang secara spiritual, moral, dan intelektual. Artikel ini menguraikan pengertian pendidikan anak dalam Islam, mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan anak, menafsirkan makna ayat-ayat tersebut, menganalisis penggunaan term anak dalam Al-Qur'an, dan menyimpulkan konsep pendidikan anak dalam Islam. Konsep pendidikan anak dalam Al-Qur'an mencakup berbagai aspek mulai dari pendidikan agama, kepedulian dan kasih sayang, ketaatan kepada Allah dan orang tua, pendidikan moral, pengetahuan dan keterampilan dunia, kemandirian dan tanggung jawab, hingga pendidikan pemimpin, lingkungan, gender, dan keadilan sosial. Pendidikan anak dalam Islam bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan moralitas yang kokoh, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan dan tanggung jawab dalam kehidupan mereka. Tujuan penelitian artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep pendidikan anak dalam Islam berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an serta menyoroti pentingnya pendidikan agama, moral, dan keterampilan dalam membentuk individu yang berkualitas dalam masyarakat.
Hibah khatmil Al-Qur'an dengan Infak Uang kepada Para Arwah di Masjid Zainul Hasan Desa Kolpo Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep Madura Achmad Suhaili; Nuris Zain
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena sosial living Qur’an yaitu tradisi Hibah Khatmil Al-Qur’an dengan infak uang kepada para arwah yang dilaksanakan di masjid Zainul Hasan desa Kolpo kecamatan Batang-Batang kabupaten Sumenep Madura. Kegiatan ini dilaksanakan oleh semua remaja masjid pada waktu Kamis pagi Kliwon sampai Jumat Legi. Penelitian ini fokus terhadap pembahasan tentang praktik dan bagaimana partisipasi memaknai tradisi Hibah Khatmil Al-Qur’an dengan infak uang kepada para arwah di masjid Zainul Hasan desa Kolpo kecamatan Batang-Batang kabupaten Sumenep Madura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu menunjukan bahwa tradisi Hibah Khatmil Al-Qur’an dengan infak uang kepada para arwah di masjid Zainul Hasan desa Kolpo kecamatan Batang-Batang kabupaten Sumenep Madura itu dilaksanakan hari Kamis Kliwon pagi setelah sholat Subuh yang diawali dengan tawassul kepada para arwah dan dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an secara berkelompok dan bergilir, kemudian kegiatan ini ditutup dengan doa bersama setelah sholat Jumat bersama semua masyarakat. Makna yang bisa diambil dari kegiatan ini menurut pembina masjid, pendiri tradisi, dan pelaksana adalah menghidupkan syiar agama melalui bacaan Al-Qur’an, memberikan manfaat kepada para arwah, sebagai kesejahteraan masjid, dan sebagai bentuk berbakti kepada orang tua.
Nikah Beda Agama Perspektif Al-Qur'an Mohammad Tohir Salam
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diantara tema-tema dalam al-Qur'an adalah pernikahan, untuk memahami tema tersebut dengan mengkorelasikan ayat atau surah dengan yang lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, langkah-langkahnya meliputi pengumpulan data baik primer maupun skunder. Data Primer yaitu ayat al-Qur'an dan tafsirnya, sedangkan data skunder meliputi; buku, atau artikel yang membahas tentang pernikahan. Hasil penelitian ini adalah; pernikahan harus satu agama, seorang suami dibolehkan meminta mahar yang sudah diberikan apabila istrinya tidak satu agama. Adapun ahli Kitab dibolehkan untuk dinikahi sebagaimana dibolehkannya memakan hewan sembelihan mereka
Tradisi Nonoe Colok (Studi Living Qur’an di Desa Angon-Angon Arjasa Sumenep) Hafidhatul Jannah; Ainur Rosyidah
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu tradisi yang sangat menarik karena adanya perpaduan tradisi nilai nilai lokal dan nilai nilai agama. Sehingga adanya dua penggabungan dari wahyu dengan tradisi tidak bertolak belakang dengan apa yang ada dalam nilai nilai agama islam. Tempat yang dijadikan objek sasaranpun sangatlah relevan karena sejak dulu sampai saat ini masyarakat tetap menyelenggarakan tradisi ini untuk mendapat keberkahan dari malam Lailatul Qadar.Pokok permasalahan yang diteliti adalah tentang bagaimana praktik kegiatan tradisi nonoe colok serta pemaknaan masyarakat terhadap tradisi nonoe colok di Desa Angon Angon Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik nonoe colok dan pemaknaannya di Desa Angon angon Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi Karl Mannheim dengan metode penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini mengandung tiga makna, diantaranya makna objektif, makna ekspresif dan makna dokumenter. Dari makna objektif pemaknaannya adalah bentuk penyambutan malam lailatul qadar. Itulah yang menjadi hal utama adanya tradisi ini.. Dari makna ekspresif mengandung makna bisa mempererat hubungan silaturrahmi antar masyarakat.. Sedang dari makna dokementer pemaknaannya adalah dapat memperkuat ukhuwah islamiyah dengan saling bertemunya antar masyarakat.
Praktik Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqiah, Al-Mulk dalam Majelis Ittisholana ( Studi Living Qur’an di Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo) Yudi Hartono; H.A. Zainuri Ghazali; Andiana Andiana
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqiah, Al-Mulk dalam majelis Ittisholana di Desa Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo yang dilahirkan dari praktik-praktik komunal yang menunjukkan resepsi masyarakat atau kelompok tertentu terhadap Al-Qur’an, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqiah, Al-Mulk dalam majelis Ittisholana di Desa Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo serta bagaimana pemaknaan masyarakat terhadap praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqiah, Al-Mulk dalam majelis Ittisholana di Desa Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo. Dengan menggunakan teori milik KarMannheimmerupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomonologi, dalam proses pengumpulan data penelitian menggunaskan tiga metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqiah, Al-Mulk dalam majelis Ittisholana di Desa Mangaran yang dilaksanakan rutin setiap 2 Minggu sekali yaitu pada hari Minggu pagi. Adapun makna yang diperoleh dari praktik pembacaan yaitu obyektif, ekspresive, dokumenter.
Hikmah Kisah Ashabul Kahfi dalam Al-Qur'an Perspektif Tafsir Maqashidi Ahmad Zaiyadi; Kurniawan Kurniawan
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang kisah Ashabul Kahfi dalam al-Qur’an perspektif tafsir maqasidi. Penulis akan mengurai tentang masalah ragam penafsiran tentang kisah Ashabul Kahfi berdasarkan penafsiran ulama serta penjelasan seputar hikmah ashabul kahfi dengan menggunakan pendekatan tafsir maqasidi. Penelitian tentang kisah dalam al-Qur’an menjadi pembahsan yang menarik, karena ayat-ayat tentang merupakan satu dari lima pokok kandungan Al-Qur’an. Bahkan dua per tiga kandungan Al-Qur’an adalah berupa kisah. Termasuk kisah Ashabul Kahfi dalam surat Al-Kahfi ayat 9-26 yang menjadi obyek kajian penelitian ini. Pendekatan tafsir maqasidi menjadi pilihan yang tepat untuk melakukan analisis tentang hikmah ayat al-Qur’an untuk menemukan makna yang dinamis sebagai bagian dari maqasih al-Qur’an. Tafsir Maqasidi menjadi alternatif penafsiran untuk menjembatani kecenderungan penafsiran tekstual dan kontekstual, sehingga lebih mudah diterima semua kalangan. Penelitiannya disajikan secara kualitatif dengan kajian pustaka (Library Research), data penelitian ini digalih secara tematik dan dilakukan analisis konseptual berdasarkan maqashid kisah pada surat Al-Kahfi ayat 9-26. Berdasarkan hasil analisis ditemukan beberapa hikmah dibalik kisah Ashabul Kahfi dalam al-Qur’an, diantaranya keimanan, kasabaran, keberanian dan kebersamaan hal ini selaras dengan maqasid kisah Ashabul kahfi yang berupaya menghidari dari penguasa yang dlalim untuk menjaga keimanan mereka Hifdz Al-Din (menjaga agama).
Analisis Makna Dholim dalam Al-Qur'an Ahmad Khoirur Roziqin; Khoirul Ulum
Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir Vol. 1 No. 2 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era qlobalisasi saat ini banyak masyarakat tidak menyadari bahwa mereka mendholimi dirinya sendiri, seperti merubah fisik tubuhnya, meminim-minuman keras, yang sudah jelas dilarang oleh Allah. Sebab itulah penulis tertarik untuk mengkaji “ Analisis Makna Dholim dalam al-Quran. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode tematik(maudhu’i) dengan menggunkan penelitian pustaka (library research), untuk mengumpulkan data-data atau indformasi yang akan memebantu penulis dalam merampungkan penulisan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menguraikan data, menganalisis data dengan memahami dan menjelaskan. Hasil penelitian ini, makna dholim ialah pendustaan, maksiat dan mereka menyia-nyiakan nikmat akal serta penolakan mereka mereka akan hidayah dan petunjuk agama yang diberikan oleh Allah. Akan tetapi mendholimi diri sendiri sehingga ia akan terjerumus kepada azab Allah di dunia dan akhirat.

Page 1 of 3 | Total Record : 25