Penelitian ini mendeskripsikan implementasi kode etik guru dalam berkomunikasi dengan siswa di SD Negeri 060879 Medan. Meskipun kode etik guru. telah diatur secara normatif dalam berbagai regulasi profesi keguruan, praktiknya di lapangan masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi terstruktur sebagai teknik utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru narasumber telah menginternalisasi kode etik melalui penggunaan bahasa yang santun, pendekatan humanis terhadap siswa bermasalah, perlakuan yang adil, dan pengendalian emosi yang profesional. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu, beban emosional guru, dan tekanan ekspektasi, orang tua. Penerapan kode etik yang konsisten terbukti menciptakan iklim belajar yang aman dan kondusif serta meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa.
Copyrights © 2026