Prosiding Seminar Ekonomi Nasional Pemberdayaan dan Sinergi Masyarakat)
Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas

Penguatan Keselamatan Rumah Tangga melalui Program SIGAP GAS (Siaga Mengantisipasi Bahaya Gas) di Desa Pasuluhan

Sun’ah (Universitas Bina Bangsa)
Farhan Assani Suharno (Universitas Bina Bangsa)
Syamil Azzam (Universitas Bina Bangsa)
Didik Dzikrulloh (Universitas Bina Bangsa)
Adam Widiatna (Universitas Bina Bangsa)
Minhatul Ma’arif (Universitas Bina Bangsa)
Inayatul Izzati Diana Yusuf (Universitas Bina Bangsa)



Article Info

Publish Date
13 Oct 2026

Abstract

Keselamatan rumah tangga merupakan salah satu prasyarat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam Sustainable Development Goal (SDG) 3: kehidupan sehat dan sejahtera. Namun, penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebagai sumber energi utama rumah tangga masih menyimpan risiko tinggi terhadap kebocoran gas yang dapat memicu kebakaran, ledakan, keracunan, hingga korban jiwa apabila tidak disertai dengan pengetahuan dan keterampilan mitigasi yang memadai. Rendahnya literasi masyarakat mengenai penggunaan LPG yang aman menjadikan risiko tersebut semakin besar, terutama di lingkungan permukiman padat. Di Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, sebagian masyarakat belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai penyebab kebocoran gas, tanda-tanda awal kebocoran, langkah penanganan darurat, serta praktik penggunaan tabung LPG yang aman. Kondisi ini menunjukkan perlunya program edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran sekaligus membangun budaya keselamatan rumah tangga. Sebagai upaya preventif, dilaksanakan Program SIGAP GAS (Siaga Mengantisipasi Bahaya Gas) yang bertujuan memperkuat pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah serta menangani risiko kebocoran gas rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan partisipatif, pelaksanaan edukasi dan simulasi penanganan kebocoran gas, serta evaluasi dan refleksi bersama masyarakat. Program melibatkan warga Desa Pasuluhan dengan dukungan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan LPG yang aman, kemampuan mengenali potensi kebocoran gas, serta kesiapsiagaan dalam melakukan tindakan awal ketika terjadi keadaan darurat. Selain itu, program berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya budaya keselamatan rumah tangga sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko bencana domestik. Dengan demikian, Program SIGAP GAS menjadi model edukasi preventif yang efektif dalam memperkuat keselamatan rumah tangga, meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi risiko kebocoran gas, serta mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

prosiding-senapas

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Education Energy Environmental Science Health Professions Nursing Social Sciences

Description

Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat atau di singkat dengan (SENAPAS) Universitas Bina Bangsa, yang merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, mahasiswa, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam membahas ...