Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis isu dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat Sekolah Dasar di Indonesia, dengan ruang lingkup mencakup identifikasi tema utama tantangan, manifestasinya dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian, faktor-faktor sistemik yang mendasarinya, serta rekomendasi solutif. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, menganalisis 18 artikel terpilih dari hasil penyaringan database ilmiah periode 2020-2025. Hasil penelitian mengungkap lima tema tantangan utama: keterbatasan kompetensi guru, beban administratif, kesenjangan infrastruktur dan sumber daya, kompleksitas sistem penilaian, serta dinamika kontekstual peserta didik dan dukungan orang tua. Tantangan tersebut termanifestasi dalam kesulitan penyusunan modul ajar, penerapan pembelajaran berbasis proyek dan diferensiasi, serta pelaksanaan asesmen autentik, yang diperparah oleh faktor sistemik seperti kebijakan yang kurang kontekstual, disparitas infrastruktur, dan model pengembangan guru yang belum efektif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan implementasi memerlukan intervensi sistemik berupa transformasi pengembangan guru yang berkelanjutan, pemerataan sumber daya berbasis keadilan, penguatan kepemimpinan instruksional, dan institutionalisasi mekanisme umpan balik partisipatif.
Copyrights © 2026