Puisi "Tak Sepadan" karya Chairil Anwar merupakan salah satu karyanya yang paling terkenal dan sering menjadi bahan kajian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi tersebut dengan pendekatan strukturalisme yang menitikberatkan pada hubungan antar unsur intrinsik yang membangun makna keseluruhan puisi. Sumber data adalah teks puisi "Tak Sepadan" itu sendiri. Metode analisis yang digunakan adalah studi kepustakaan dan kritik strukturalisme untuk mengungkap hubungan antara diksi, rima, ritma, sintaksis, dan semantik dalam membangun makna. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemilihan kata, konstruksi kalimat, rima, serta penggunaan citraan dan simbolisme secara intrinsik saling tersambung untuk mengekspresikan perlawanan antara kehidupan konvensional dan pencarian makna mendalam. Dengan demikian, pendekatan strukturalisme mampu mengungkap makna dan pesan yang ingin disampaikan Chairil Anwar melalui puisi "Tak Sepadan" secara lebih mendalam.
Copyrights © 2024