UMKM kripik tette di Desa Blumbungan, Pamekasan menghadapi kebutuhan peningkatan pemahaman mengenai produksi pangan yang higienis dan aman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM tentang Good Manufacturing Practices (GMP)/CPPB-IRT serta mengevaluasi perubahan pengetahuan setelah penyuluhan. Kegiatan dilaksanakan melalui pretest, penyuluhan interaktif, diskusi, dan posttest pada 21 peserta. Skor objektif dinormalisasi ke skala 0–100. Rata-rata skor meningkat dari 79,6±14,0 pada pretest menjadi 95,6±9,0 pada posttest, atau naik 16,0 poin persentase. Sebanyak 19 peserta (90,5%) mengalami peningkatan skor. Kesenjangan awal terutama ditemukan pada pemahaman prinsip FIFO dan pencegahan hama. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan GMP efektif sebagai sarana peningkatan pengetahuan awal, namun pendampingan praktik dan monitoring berbasis checklist tetap diperlukan agar pengetahuan diterjemahkan menjadi kepatuhan produksi yang konsisten.
Copyrights © 2026