Penelitian ini bertujuan mengelompokkan kualitas air sungai di ibukota provinsi di Indonesia tahun 2023 menggunakan metode Fuzzy C-Means (FCM). Variabel yang digunakan meliputi pH, BOD, DO, TSS, dan COD, dengan analisis menggunakan Jeffreys's Amazing Statistics Program (JASP). Penentuan jumlah klaster berdasarkan WSS, AIC, dan BIC menghasilkan 3 klaster optimal. Nilai total sum of squares sebesar 148,07 dengan distribusi within sum of squares masing-masing klaster sebesar 0,389; 4,044; dan 102,6, serta proporsi heterogenitas sebesar 0,003; 0,038; dan 0,959. Nilai R² sebesar 0,277 menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi data masih terbatas. Evaluasi validitas menunjukkan Dunn Index sebesar 0,062, Pearson’s γ sebesar 0,172, dan Calinski-Harabasz Index sebesar 7,432, yang mengindikasikan pemisahan klaster yang lemah. Nilai entropy sebesar 0,953 menunjukkan ketidakpastian keanggotaan yang tinggi, didukung oleh minimum separation sebesar 0,512 dan maximum diameter sebesar 8,228. Nilai silhouette masing-masing klaster adalah 0,870; 0,655; dan -0,191. Distribusi klaster terdiri dari 4, 11, dan 18 provinsi, dengan klaster terbesar menunjukkan kondisi air relatif lebih tercemar. Secara keseluruhan, struktur klaster belum optimal.
Copyrights © 2026