administrator, dan supervisor dalam pengembangan program kewirausahaan berbasis ketahanan pangan di SMK Negeri 1 Mendawai, Kabupaten Katingan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala bidang pembinaan, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan perannya secara optimal: menyusun perencanaan dan membimbing praktik wirausaha (educator), mengelola sumber daya dan sarana prasarana (manager), menata dokumen dan jadwal kegiatan (administrator), serta membina profesi guru dan mengevaluasi lingkungan belajar (supervisor). Peran ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan siswa dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Disarankan agar pihak sekolah menyusun standar operasional prosedur yang lebih terintegrasi dengan kurikulum dan memperluas kemitraan strategis dengan dinas terkait guna keberlanjutan program.
Copyrights © 2026