Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH SERVANT LEADERSHIP KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI SMA NEGERI SE-KOTA PALANGKA RAYA Wahi Sari Dewi; Edi Mulyadi; Dafyar Eliadi Hardian
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor strategis dalam menentukan mutu pendidikan, namun pencapaiannya dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi, kepemimpinan, dan psikologis di sekolah. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan explanatory research ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh servant leadership kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja pada 538 guru SMA Negeri se-Kota Palangka Raya dengan sampel 230 responden melalui kuesioner skala Likert. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan seluruh hipotesis diterima (T-Statistics 1,96; P-Values 0,05) di mana kepuasan kerja terbukti memediasi secara signifikan seluruh pengaruh variabel bebas terhadap kinerja guru dengan nilai R² konstruk endogen sebesar 0,535. Disarankan kepada kepala sekolah untuk memperkuat pendekatan pelayanan dan membangun budaya kerja kolaboratif guna optimalisasi mutu pendidikan berkelanjutan.
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH DASAR INTEGRAL LUQMAN AL-HAKIM KOTA PONTIANAK Nurul Asmi; Edi Mulyadi; Dafyar Eliadi Hardian
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di Sekolah Dasar Integral Luqman Al-Hakim Kota Pontianak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta staf administrasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perencanaan program supervisi akademik dilaksanakan secara partisipatif melalui rapat kerja awal semester. Pelaksanaan supervisi menggunakan teknik kunjungan kelas, observasi pembelajaran, serta bimbingan individual. Evaluasi dilakukan dengan menelaah dokumentasi, pengamatan proses, dan kesesuaian instrumen penilaian. Tindak lanjut hasil supervisi direalisasikan melalui pembinaan langsung maupun tidak langsung serta penguatan kompetensi guru guna mengatasi kendala mengajar. Rekomendasi penelitian ini adalah penguatan intensitas tindak lanjut secara konsisten demi menjamin layanan mutu pendidikan yang berkelanjutan.
PENGGUNAAN SARANA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH SATUAN PENDIDIKAN FORMAL SMP NEGERI 2 PULAU BANYAK BARAT KABUPATEN ACEH SINGKIL Arisman Arisman; Edi Mulyadi; Dafyar Eliadi Hardian
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sarana pembelajaran Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) di Unit Pelaksana Teknis Daerah Satuan Pendidikan Formal (UPTD SPF) SMP Negeri 2 Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil, meliputi jenis sarana TIK yang digunakan, pemanfaatannya dalam proses pembelajaran, peran guru, serta kendala yang dihadapi dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana pembelajaran TIK yang tersedia meliputi komputer atau laptop, chromebook, proyektor, TV Panel, printer, dan jaringan internet. Sarana tersebut telah dimanfaatkan oleh guru sebagai media bantu pembelajaran, seperti penyajian materi melalui presentasi dan video pembelajaran yang memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Namun demikian, pemanfaatan belum optimal karena keterbatasan jumlah sarana, kondisi jaringan internet yang belum stabil, serta kompetensi sebagian guru yang perlu ditingkatkan. Disimpulkan bahwa penggunaan sarana pembelajaran TIK sudah berjalan, tetapi memerlukan dukungan peningkatan sarana, prasarana, dan kompetensi guru agar lebih efektif.
ANALISIS PEMANFAATAN WEBSITE PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Mohamat Rezhah Mamonto; Dafyar Eliadi Hardian; Teuku Fajar Shadiq
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan website pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, aksesibilitas, dan partisipasi publik di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, khususnya pada Dinas Komunikasi dan Informatika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci serta konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan website telah berjalan cukup baik dalam menyediakan informasi berkala dan regulasi, namun masih menghadapi kendala kesenjangan infrastruktur jaringan internet di pedesaan serta rendahnya literasi digital masyarakat. Dampak terhadap partisipasi publik masih bersifat tahap awal interaksi dan pelengkap sarana konvensional. Disarankan agar Pemerintah Daerah meningkatkan pemerataan akses infrastruktur digital, melaksanakan sosialisasi intensif mengenai fitur partisipasi publik, serta mengoptimalkan pelatihan kapasitas bagi sumber daya manusia pengelola konten agar informasi yang disajikan lebih inklusif dan berkelanjutan.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN NILAI KEWIRAUSAHAAN KETAHANAN PANGAN DI SMK NEGERI 1 MENDAWAI Wiwiek Sulistyaningrum; Dafyar Eliadi Hardian; Hardjito S. Darmojo
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

administrator, dan supervisor dalam pengembangan program kewirausahaan berbasis ketahanan pangan di SMK Negeri 1 Mendawai, Kabupaten Katingan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala bidang pembinaan, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan perannya secara optimal: menyusun perencanaan dan membimbing praktik wirausaha (educator), mengelola sumber daya dan sarana prasarana (manager), menata dokumen dan jadwal kegiatan (administrator), serta membina profesi guru dan mengevaluasi lingkungan belajar (supervisor). Peran ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan siswa dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Disarankan agar pihak sekolah menyusun standar operasional prosedur yang lebih terintegrasi dengan kurikulum dan memperluas kemitraan strategis dengan dinas terkait guna keberlanjutan program.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PERUMAHAN LAYAK HUNI DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR (Studi pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) Yanto Modeong; Dafyar Eliadi Hardian; Edi Mulyadi
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Pemenuhan perumahan layak huni merupakan salah satu bentuk pelayanan dasar yang wajib diselenggarakan oleh pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Namun dalam praktiknya penerapan kebijakan SPM bidang perumahan masih menghadapi berbagai kendala, terutama di daerah berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) perumahan layak huni di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dengan fokus pada aspek komunikasi kebijakan, dukungan sumber daya, serta keterkaitan antara disposisi aparatur pelaksana dan struktur birokrasi dalam menentukan efektivitas penerapan kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aparatur pemerintah daerah dan masyarakat penerima manfaat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan komunikasi SPM perumahan belum sepenuhnya berjalan efektif, terutama dalam hal kejelasan informasi dan pemahaman masyarakat. Dukungan sumber daya, baik sumber daya manusia, anggaran, maupun sarana dan prasarana, masih terbatas dan belum sepenuhnya mendukung pencapaian target SPM. Selain itu, disposisi aparatur yang belum merata serta struktur birokrasi yang bersifat sektoral dan kurang terkoordinasi menjadi faktor penghambat utama dalam implementasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SPM perumahan layak huni di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur belum optimal dan memerlukan penguatan kebijakan komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya, serta pembenahan koordinasi dan struktur birokrasi agar pelayanan perumahan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
PENGARUH KEBUTUHAN KOMPETENSI DUNIA KERJA DAN KELENGKAPAN FASILITAS PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Sri Untari Wahyu Lestari; Dafyar Eliadi Hardian; Hudaya Latuconsina
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh kebutuhan kompetensi dunia kerja dan kelengkapan fasilitas perpustakaan sekolah terhadap literasi digital siswa melalui mediasi motivasi belajar pada 102 siswa kelas X Manajemen Perkantoran SMK Darul Ma’arif Pamanukan, Subang. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan analisis jalur via SPSS, data primer diperoleh dari kuesioner skala Likert 1-4 yang diuji validitas serta reliabilitasnya, didukung wawancara informan kunci dunia usaha dan dunia industri serta observasi lapangan. Hasil analisis menunjukkan pengaruh langsung yang positif dan signifikan dari kebutuhan kompetensi dunia kerja terhadap literasi digital, kelengkapan fasilitas perpustakaan terhadap literasi digital, kebutuhan kompetensi terhadap motivasi belajar, kelengkapan fasilitas perpustakaan terhadap motivasi belajar, serta motivasi belajar terhadap literasi digital siswa. Motivasi belajar terbukti secara signifikan memediasi hubungan kebutuhan kompetensi dunia kerja dan kelengkapan fasilitas perpustakaan terhadap literasi digital siswa secara simultan dengan kontribusi sebesar 57,5%. Direkomendasikan kepada pihak manajemen sekolah untuk mengoptimalkan aksesibilitas fisik serta digital perpustakaan, mengintegrasikan kurikulum link-and-match industri, dan menyusun program motivasi belajar literasi perkantoran modern.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA STUDI DI SMP NEGERI 16 BUTON TENGAH KECAMATAN MAWASANGKA TIMUR Waode Hikmatiah; Dafyar Eliadi Hardian; Edi Mulyadi
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMP Negeri 16 Buton Tengah, Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya mutu pendidikan di daerah kepulauan yang ditandai dengan keterbatasan sarana prasarana, rendahnya motivasi belajar siswa, kualitas guru yang belum optimal, serta kepemimpinan sekolah yang masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan fokus pada peran kepala sekolah sebagai educator, manager, administrator, supervisor, dan motivator (EMASLIM) berdasarkan kerangka teoretis Mulyasa. Data diperoleh dari observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap informan dinas pendidikan, kepala sekolah, staf tata usaha, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi formal, kemudian dianalisis secara deskriptif interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan bernuansa kekeluargaan berhasil membangun budaya mutu kelembagaan, memperkuat tertib administrasi kurikulum, mengefektifkan pelaksanaan supervisi akademik berkelanjutan, meningkatkan profesionalisme guru, serta mendongkrak motivasi belajar siswa di tengah isolasi geografis. Disarankan bagi dinas pendidikan untuk memberikan skema afirmasi pemerataan fasilitas dan guru mata pelajaran utama.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA SEKOLAH, BUDAYA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SMP NEGERI 1 NANGGUNG KABUPATEN BOGOR Ani Rahmiyati; Joko Rianto; Dafyar Eliadi Hardian
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Disiplin kerja guru merupakan pilar utama dalam menciptakan efektivitas pembelajaran dan mutu pendidikan di sekolah, namun penerapannya sering kali menghadapi kendala akibat rendahnya motivasi kerja dan budaya sekolah yang kurang mendukung. Penelitian ini penting dilakukan untuk mendalami bagaimana kepemimpinan demokratis kepala sekolah, budaya sekolah, dan motivasi kerja saling berinteraksi dalam membentuk disiplin kerja guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari ketiga variabel tersebut terhadap disiplin kerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional melalui kuesioner berskala likert yang disebarkan kepada 39 orang guru di SMP Negeri 1 Nanggung menggunakan teknik sampling jenuh, kemudian dianalisis dengan teknik regresi linear berganda. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepemimpinan demokratis kepala sekolah dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, sedangkan budaya sekolah tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung 14,515 dan kontribusi determinasi sebesar 55,4 persen. Kepala sekolah disarankan mempertahankan gaya demokratis dan memberikan apresiasi yang seimbang guna menjaga kedisiplinan guru.