Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TATA KELOLA KEARSIPAN MELALUI APLIKASI SRIKANDI DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP KABUPATEN TANGERANG Rosita Karisma Putri; Hardjito S. Darmojo; Hilman Hilman
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan tata kelola kearsipan melalui Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang berdasarkan model George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tata kelola kearsipan melalui aplikasi SRIKANDI telah berjalan dengan baik. Komunikasi berlangsung efektif, sumber daya dan disposisi pelaksana mendukung implementasi kebijakan, serta struktur birokrasi telah memiliki pembagian tugas dan regulasi yang jelas. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan kompetensi pengguna, penyusunan SOP internal, serta penguatan koordinasi antarperangkat daerah agar implementasi kebijakan dapat berjalan lebih optimal.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KOMPETENSI DAN MOTIVASI GURU DENGAN MUTU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN CIBODAS KOTA TANGERANG Leny Landiany; Hardjito S. Darmojo; Khusani Khusani
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru, dan motivasi guru dengan mutu SDN di Kecamatan Cibodas Kota Tangerang secara parsial maupun simultan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey, sampel penelitian ini berjumlah 206 guru yang ditentukan melalui rumus Slovin dari populasi 380 guru. Pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui uji regresi linier dan korelasi berbantuan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berkontribusi 41,1%, kompetensi guru 53,6%, dan motivasi guru 67,0% terhadap mutu sekolah. Secara simultan, ketiga variabel memberikan hubungan signifikan sebesar 72,0% terhadap mutu sekolah. Disimpulkan bahwa peningkatan mutu sekolah sangat berkaitan dengan optimalisasi kepemimpinan, kompetensi, dan motivasi kerja guru secara terpadu dan berkelanjutan.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN NILAI KEWIRAUSAHAAN KETAHANAN PANGAN DI SMK NEGERI 1 MENDAWAI Wiwiek Sulistyaningrum; Dafyar Eliadi Hardian; Hardjito S. Darmojo
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

administrator, dan supervisor dalam pengembangan program kewirausahaan berbasis ketahanan pangan di SMK Negeri 1 Mendawai, Kabupaten Katingan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala bidang pembinaan, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan perannya secara optimal: menyusun perencanaan dan membimbing praktik wirausaha (educator), mengelola sumber daya dan sarana prasarana (manager), menata dokumen dan jadwal kegiatan (administrator), serta membina profesi guru dan mengevaluasi lingkungan belajar (supervisor). Peran ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan siswa dan penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Disarankan agar pihak sekolah menyusun standar operasional prosedur yang lebih terintegrasi dengan kurikulum dan memperluas kemitraan strategis dengan dinas terkait guna keberlanjutan program.
ANALISIS KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM TRANSFORMASI BUDAYA KERJA DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA TANGERANG Tursina Megawari; Hardjito S. Darmojo; Hilman Hilman
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.725-734

Abstract

Transformasi budaya kerja di lingkungan organisasi pemerintahan tidak dapat dilepaskan dari peran kepemimpinan, termasuk kepemimpinan perempuan yang perannya semakin berkembang di sektor publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kepemimpinan perempuan berperan dalam mentransformasikan budaya kerja di Sekretariat Daerah Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri dari informan utama, informan kunci, dan informan pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Kerangka analisis menggunakan teori kepemimpinan transformasional Bernard M. Bass dengan empat dimensi: Idealized Influence (keteladanan), Inspirational Motivation (motivasi inspiratif), Intellectual Stimulation (stimulasi intelektual), dan Individualized Consideration (perhatian individual). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kepemimpinan transformasional telah diterapkan secara efektif oleh pemimpin perempuan. Dimensi Individualized Consideration ditemukan sebagai dimensi paling dominan yang berfungsi sebagai mekanisme penguat dalam menjaga keberlanjutan transformasi budaya kerja. Penelitian ini menyarankan penguatan kapasitas kepemimpinan dan internalisasi nilai secara berkelanjutan bagi keberlanjutan tata kelola pemerintahan.
PENGARUH DISIPLIN KERJA, KOMPETENSI PEGAWAI, DAN SARANA PRASARANA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DAERAH BAGIAN KESEJAHTERAAN RAKYAT KABUPATEN BURU SELATAN Bagus Nurwendi; Andika Hazrumy; Hardjito S. Darmojo
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 2 (2026): JUSTITIA Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, kompetensi pegawai, dan sarana prasarana terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya disiplin kerja, keterbatasan kompetensi pegawai, serta kurang memadainya sarana prasarana kerja yang berdampak pada belum optimalnya kinerja pegawai dalam pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, sarana prasarana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru Selatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui peningkatan disiplin kerja, pengembangan kompetensi pegawai, serta penyediaan sarana prasarana kerja yang memadai guna mendukung terciptanya kinerja pegawai yang optimal.