Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal dan etos kerja terhadap kinerja pegawai dengan pemberian kompensasi sebagai variabel intervening pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Asahan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 40 pegawai. Teknik penentuan sampel menggunakan sampel jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur dengan bantuan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta terhadap kompensasi. Kompensasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompensasi, namun tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kompensasi mampu memediasi pengaruh etos kerja dan komunikasi interpersonal terhadap kinerja pegawai. Kesimpulannya, peningkatan etos kerja serta dukungan sistem kompensasi yang baik menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan kinerja pegawai.
Copyrights © 2026