Rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila, khususnya pada topik arti penting musyawarah di kelas V SD Negeri Naikoten 1, menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Faktor utama penyebab masalah tersebut adalah pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta minimnya penggunaan media interaktif, sehingga siswa cenderung pasif. Untuk mengatasi hal ini, peneliti menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) yang dikombinasikan dengan media Wordwall melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian yang berlangsung dalam dua siklus ini melibatkan 25 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan tes, lalu dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif serta kualitatif. Hasil akhir membuktikan adanya lonjakan performa yang signifikan: aktivitas guru meningkat dari rata-rata 75,8 menjadi 95,8, sementara aktivitas belajar siswa naik dari 77,9 menjadi 89,95. Selain itu, ketuntasan klasikal siswa melonjak drastis dari 40% saat pra-siklus, menjadi 64% di siklus I, dan mencapai 92% pada siklus II, diiringi peningkatan nilai rata-rata dari 75 menjadi 88,4. Kesimpulannya, kolaborasi model NHT dan media Wordwall efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026