Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku amae yang diutarakan dalam tindak tutur ekspresif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah anime White Album 2 dengan jumlah 13 episode. Setiap episode memiliki durasi 24 menit. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori amae Takeo Doi (1973) dan teori tindak tutur John Searle (1969). Konsep SPEAKING Dell Hymes (1972) digunakan agar pembaca dapat memahami data sesuai konteks, sesuai adegan dan dialog yang berlangsung di dalam anime White Album 2. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 4 perilaku amae yang diutarakan dalam tindak tutur ekspresif. Perilaku amae yang terlihat adalah hinekureru, suneru, uramu, dan higamu. Perilaku hinekureru diutarakan dalam tindak tutur ekspresif menyesal. Perilaku suneru dan uramu diutarakan dalam tindak tutur ekspresif menyalahkan. Lalu, perilaku higamu diutarakan dalam tindak tutur ekspresif mengeluh. Dengan demikian, terdapat perilaku hinekureru, suneru, uramu, dan higamu pada tokoh utama anime White Album 2 yang diutarakan dalam bentuk tindak tutur ekspresif.
Copyrights © 2026