Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 9, No 10 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

SEKOLAH TANPA LUKA : MEMBANGUN LINGKUNGAN RAMAH ANAK MELALUI EDUKASI ANTI-BULLYING DI SD NEGERI SUAK PANGKAT

Husna Idayanti (Universitas Teuku Umar)
Fitriani Fitriani (Universitas Teuku Umar)
Laura Basithah (Universitas Teuku Umar)
Laila Supriani (Universitas Teuku Umar)
Putri Maulidia (Universitas Teuku Umar)
Insanudin Insanudin (Universitas Teuku Umar)
Prayoga Surya Abdi (Universitas Teuku Umar)
M Zacki Maulana Putra (Universitas Teuku Umar)
Dony Arung Triantoro (Universitas Teuku Umar)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2026

Abstract

Bullying atau perundungan masih bisa terjadi di sekolah dasar dan bisa berdampak buruk terhadap suasana belajar, rasa percaya diri, serta pertumbuhan sosial dan psikologis siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar para siswa SD Negeri Suak Pangkat lebih memahami arti, macam-macam, dampak, cara mencegah, dan langkah menghadapi bullying.Tujuan utamanya juga adalah membantu menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, inklusif, dan ramah terhadap anak-anak. Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara deskriptif dan menggunakan pendekatan yang berupa pembelajaran. Tahapan kegiatan mencakup observasi awal, sosialisasi, penyampaian materi, diskusi yang berinteraksi, sesi tanya jawab, serta pembuatan media edukasi berupa poster yang bertujuan melawan bullying. Evaluasi dilakukan dengan cara mengamati dan menggunakan kuesioner sederhana berupa tes sebelumnya dan tes setelahnya. Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 50 siswa, di mana 47 siswa mengikuti ujian pra dan 40 siswa mengikuti ujian pasca. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa setelah mendapat penjelasan, para siswa lebih paham bagaimana mengenali tindakan bullying, baik yang berupa siksaan fisik, ucapan kasar, maupun perlakuan tidak adil di lingkungan sosial. Siswa juga bisa mengenali apa yang harus dilakukan saat mengalami atau melihat bullying, seperti tidak ikut merundung, memberi dukungan kepada orang yang terkena, serta melaporkan kejadian tersebut kepada guru. Dengan demikian, pendidikan anti-bullying bisa menjadi cara awal untuk meningkatkan pemahaman siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik dan ramah bagi anak-anak. Namun, agar pemahaman tersebut bisa berkembang menjadi perilaku nyata, diperlukan keberlanjutan program melalui pembiasaan, pengawasan oleh guru, komunikasi yang terbuka, serta keterlibatan aktif orang tua dan seluruh warga sekolahkata kunci: bullying, edukasi anti-bullying, siswa sekolah dasar,s ekolah ramah anak

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

martabe

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum ...