Penyandang disabilitas masih menghadapi keterbatasan akses terhadap keterampilan produktif, teknologi digital, dan layanan keuangan yang dapat menghambat kemandirian ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan produktif dan literasi digital penyandang disabilitas di Desa Permata Baru, Kabupaten Ogan Ilir, melalui pembelajaran berbasis praktik yang inklusif dan partisipatif. Kegiatan melibatkan 20 penyandang disabilitas dan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan. Pelatihan difokuskan pada pembuatan eco-enzyme dengan memanfaatkan limbah organik serta penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui aplikasi DANA Bisnis sebagai sarana pembayaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pengalaman praktis peserta dalam mengolah limbah organik menjadi produk bernilai guna serta memahami penggunaan pembayaran digital untuk mendukung aktivitas ekonomi. Evaluasi kegiatan memperoleh nilai rata-rata 4,39 dari skala 5 dengan tingkat pencapaian 87,6%, yang menunjukkan respons positif peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Aspek metode pelatihan yang menarik, mudah dipahami, serta keterlibatan aktif peserta memperoleh penilaian tertinggi. Kegiatan ini berkontribusi pada bidang pendidikan melalui penerapan pembelajaran nonformal berbasis pengalaman yang adaptif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas serta mendukung pengembangan keterampilan hidup, literasi digital, dan pendidikan inklusif untuk memperkuat kemandirian ekonomi secara berkelanjutan
Copyrights © 2026