Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh krisis air bersih dan penurunan kualitas sanitasi pascabencana di Desa Geudham, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah memberikan solusi cepat dan berkelanjutan terhadap permasalahan darurat air bersih serta meningkatkan pemahaman masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup empat tahapan utama, yakni sosialisasi kesehatan lingkungan, pendistribusian dan demonstrasi unit filtrasi air portabel skala rumah tangga, penyerahan paket Hygiene Kit, serta edukasi manajemen higienitas keluarga. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa unit filtrasi portabel berhasil memudahkan warga dalam mengolah air keruh secara mandiri tanpa instalasi listrik yang rumit. Selain itu, sinergi antara penyediaan sarana fisik dan edukasi kesehatan terbukti efektif meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kontribusi utama kegiatan ini terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pendidikan dan penerapan teknologi tepat guna, adalah sebagai model integrasi pembelajaran berbasis masyarakat (community-based learning), di mana institusi pendidikan tinggi berperan aktif mentransfer inovasi sains langsung ke ruang-ruang publik untuk menyelesaikan masalah nyata di tengah masyarakat.
Copyrights © 2026