Perilaku bullying masih ditemukan di lingkungan sekolah, termasuk madrasah, sehingga penguatan aspek moral dan emosional peserta didik perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh nilai-nilai ihsan dan kecerdasan emosional terhadap sikap anti bullying siswa kelas XI A MA Rohani Ikhwanul Muslimin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 30 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ihsan tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t = 0,625; sig. = 0,537), sedangkan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan (t = 3,959; sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap sikap anti bullying (F = 41,799; sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 75,6% (R2 = 0,756). Temuan ini menegaskan bahwa pencegahan bullying di madrasah perlu memadukan penguatan nilai keislaman dengan pengembangan kecerdasan emosional siswa.
Copyrights © 2026