M Alang Khairun Nizar
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MEMBENTUK KEPEDULIAN SOSIAL SISWA KELAS XII IIK PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MAS AL – WASHLIYAH DESA PAKAMKEC. MEDANG DERASKAB. BATUBARA M Alang Khairun Nizar; Kasran Kasran; Novita Sari Sari
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 4 No. 1 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran adalah cara atau teknik yang digunakan untuk menyampaikan materi agar tujuan pembelajaran tercapai. Metode pembelajaran kooperatif tidak hanya meningkatkan aktivitas pembelajaran, tetapi juga mendorong kesadaran atau kepedulian sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran kooperatif oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk kepedulian sosial siswa di kelas XII. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah guru PAI, siswa kelas XII, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif diterapkan melalui pembentukan kelompok, diskusi, dan kolaborasi antar siswa. Siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga dilatih untuk saling membantu, menghargai pendapat, dan bertanggung jawab terhadap tugas kelompok. Interaksi kelompok mendorong siswa lebih peduli terhadap teman, membantu siswa yang mengalami kesulitan, serta menghindari sikap individualistis. Namun, terdapat kendala berupa perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, dan kurangnya kemampuan bekerja sama. Guru disarankan terus mengembangkan strategi dan teknik pembelajaran kooperatif serta menerapkannya secara konsisten melalui kelompok heterogen, rotasi anggota, dan tugas kolaboratif yang melibatkan seluruh siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif efektif dalam Pendidikan Agama Islam karena dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan menumbuhkan kesadaran sosial.
PENGARUH NILAI-NILAI IHSAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP SIKAP ANTI BULLYING SISWA KELAS XI A DI MA ROHANI IKHWANUL MUSLIMIN DESA PENGGALANGAN KEC. TEBING SYAHBANDAR KAB. SERDANG BEDAGAI M Alang Khairun Nizar; Muliatno Muliatno; Nurul Anisa
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 4 No. 1 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying masih ditemukan di lingkungan sekolah, termasuk madrasah, sehingga penguatan aspek moral dan emosional peserta didik perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh nilai-nilai ihsan dan kecerdasan emosional terhadap sikap anti bullying siswa kelas XI A MA Rohani Ikhwanul Muslimin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 30 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ihsan tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t = 0,625; sig. = 0,537), sedangkan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan (t = 3,959; sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap sikap anti bullying (F = 41,799; sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 75,6% (R2 = 0,756). Temuan ini menegaskan bahwa pencegahan bullying di madrasah perlu memadukan penguatan nilai keislaman dengan pengembangan kecerdasan emosional siswa.
PENERAPAN METODE GUIDED TEACHING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN FIQH SISWA KELAS X DI MAS AL WASHLIYAH TANJUNGKUBAH KABUPATEN BATU BARA TAHUN PELAJARAN 2025/2026 M Alang Khairun Nizar; Mirza Syadat Rambe; Shila Dwita Ramadhan
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 4 No. 1 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi Fiqh sehingga berdampak pada hasil belajar, serta perlunya penerapan metode pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara lebih aktif melalui bimbingan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penyusunan rencana metode Guided Teaching dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Fiqh siswa kelas X di MAS Al Washliyah Tanjung Kubah Kabupaten Batu Bara Tahun Pelajaran 2025/2026, (2) proses pelaksanaan metode Guided Teaching dalam pembelajaran Fiqh, dan (3) faktor pendukung dan kendala yang dihadapi dalam penerapan metode Guided Teaching. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan metode Guided Teaching dilakukan dengan mempertimbangkan materi, tujuan pembelajaran, kondisi dan kemampuan awal siswa, serta penyusunan pertanyaan dan arahan secara bertahap. Pelaksanaannya dilakukan melalui pemberian pertanyaan awal, kesempatan kepada siswa untuk berpikir dan menjawab, pemberian petunjuk atau contoh ketika siswa mengalami kesulitan, serta penguatan dan kesimpulan pada akhir pembelajaran. Faktor pendukung penerapan metode ini meliputi kondisi kelas yang cukup mendukung, tersedianya sarana pembelajaran, serta keterlibatan guru dan siswa, sedangkan kendalanya berupa masih adanya siswa yang pasif atau malu menjawab, perbedaan kemampuan dalam memahami materi, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penerapan Guided Teaching secara umum mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan membantu siswa memahami materi Fiqh dengan lebih terarah sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN FIQH DI MAS AL-WASHLIYAH TANJUNG  KUBAH KABUPATEN BATU BARA Masrina Rambe; M Alang Khairun Nizar; Windi Ayu Ariyani
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 4 No. 1 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran Fiqh di MAS Al-Washliyah Tanjung Kubah Kabupaten Batu Bara, seperti kurang berani bertanya, menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, dan terlibat dalam diskusi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi pembelajaran Cooperative Learning dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Fiqh, mengetahui perubahan keaktifan siswa setelah diterapkannya strategi tersebut, serta mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat penerapan strategi Cooperative Learning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Cooperative Learning dilaksanakan melalui penyampaian tujuan pembelajaran, pembentukan kelompok, pemberian tugas, diskusi, presentasi, dan penarikan kesimpulan bersama. Penerapan strategi tersebut menunjukkan perubahan positif terhadap keaktifan siswa, terlihat dari meningkatnya keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, bekerja sama, berdiskusi, serta mempresentasikan hasil kerja kelompok. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa, dukungan guru dan pihak madrasah, serta tersedianya sarana pembelajaran, sedangkan faktor penghambat meliputi masih adanya siswa yang kurang percaya diri, keterlibatan siswa yang belum merata, keterbatasan waktu, dan pengelolaan kelas selama kegiatan kelompok. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi Cooperative Learning mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran Fiqh di MAS Al-Washliyah Tanjung Kubah Kabupaten Batu Bara.