Pembelajaran Al-Qur'an Hadits di madrasah masih sering didominasi ceramah dan hafalan sehingga siswa cenderung pasif dan pemahaman maknanya belum merata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi strategi Jigsaw pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits di kelas X MAS Al-Wasliyah Desa Pakam, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, serta menggambarkan dampaknya terhadap pemahaman dan motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Informan terdiri atas kepala madrasah, guru mata pelajaran, dan lima siswa kelas X. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi) dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan enam fase pembelajaran, yaitu penyampaian tujuan dan motivasi, penyajian informasi, pengorganisasian kelompok, pembimbingan kelompok, evaluasi, dan pemberian penghargaan. Penerapan tersebut tampak meningkatkan keinginan belajar, ketekunan, upaya untuk maju, dan semangat berkompetisi secara sehat, yang pada gilirannya mendukung pemahaman siswa. Hambatan utama adalah keterbatasan waktu, kemampuan kelompok ahli yang belum merata, dan risiko kekeliruan materi yang menuntut pengawasan guru. Strategi Jigsaw layak dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran Al-Qur'an Hadits yang kooperatif dan berpusat pada siswa.
Copyrights © 2026