Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas VII MTs Darul Ilmi Air Putih. Siswa mengobrol saat pembelajaran, jarang bertanya secara sukarela, dan hasil belajarnya belum mencapai KKM, padahal guru sudah menayangkan video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media audio visual terhadap motivasi belajar siswa kelas VII sekaligus menghitung besar kontribusinya. Kajian teoretis bertumpu pada Cognitive Theory of Multimedia Learning milik Mayer, konstruktivisme sosial Vygotsky, serta Self-Determination Theory dari Ryan dan Deci. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif jenis korelasional dengan sampling jenuh terhadap 29 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana pada SPSS 27 setelah instrumen terbukti valid dan reliabel serta data lolos uji normalitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 19,047 + 0,642X dengan t hitung 4,472 (sig. 0,000) dan F hitung 20,003 (sig. 0,000). Koefisien determinasi 0,426 menunjukkan media audio visual menyumbang 42,6% terhadap motivasi belajar, sedangkan 57,4% dipengaruhi faktor lain. Simpulannya, penggunaan media audio visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa, sehingga guru perlu menerapkannya secara terencana.
Copyrights © 2026