Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh model Guided Inquiry berbantuan media simulasi PhET terhadap kemampuan berpikir kritis murid pada mata pelajaran IPAS materi Perubahan energi kelas IV di SD Laboratorium UNG. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode bentuk desain Quasi Eksperimen Design dengan rancangan Non-quivalent Kontrol Group Design. Populasi dalam penelitian murid kelas IV SD Laboratorium UNG, sampel yaitu kelas kontrol adalah kelas Brilliant berjumlah 21 murid dan kelas eksperimen adalah kelas Genius berjumlah 23 murid. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi. Pengujian data normalitas, homogenitas dan hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 25.0 menunjukkan nilai uji data hipotesis pada kelas kontrol menunjukan nilai thitung = 12,940 > ttabel = 1,682 atau dapat juga dilihat pada nilai sig = 0,000 < taraf signifikan α =0,05. Dan pada kelas eksperimen menunjukan nilai thitung = 10,861 > ttabel = 1,682 atau dapat juga dilihat pada nilai sig = 0,000< taraf signifikan α = 0,05. Dengan kriteria pengujiannya adalah tolak H0 jika thitung > ttabel dimana ttabel didapat dari daftar distribusi t dengan dk = n1 + n2 – 2 dengan α = 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Tolak H0, Terima H1 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Guided Inquiry Berbantuan Media Simulasi Phet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Murid Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas IV SD Laboratorium UNG. Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Media Simulasi PhET, Mata Pelajaran IPAS
Copyrights © 2026