Pendidikan Matematika Realistik (PMR) adalah pendekatan yang menuntun siswa menemukan kembali konsep matematika bertolak dari situasi kontekstual. Mini riset ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman awal siswa tentang luas permukaan tabung, pemahaman siswa dalam menemukan rumusnya melalui empat tahap (kontekstual, model of, model for, dan formal mathematics), serta perbandingan pemahaman siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Penelitian berupa mini riset deskriptif dengan pendekatan kuantitatif-kualitatif sederhana yang memakai desain satu kelompok pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 30 siswa Kelas 9-5 UPT SMPN 17 Medan dengan pembelajaran berdurasi ±40 menit pada 18 September 2026. Instrumen berupa tes pemahaman dengan skor maksimum 7, slide presentasi, benda nyata berbentuk tabung, dan video jaring-jaring tabung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor meningkat dari 3,32 pada pretest menjadi 5,05 pada posttest, dan jumlah siswa yang mencapai skor setidaknya 70% dari skor maksimum naik dari 3 menjadi 21 siswa. N-Gain kelas sebesar 0,47 dan rata-rata N-Gain individu sebesar 0,44, keduanya termasuk kategori sedang, dengan 7 siswa berkategori tinggi, 16 sedang, dan 7 rendah. Soal tentang luas permukaan tabung tanpa tutup masih sulit bagi sebagian besar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penemuan kembali rumus secara bertahap, mulai dari benda nyata hingga rumus formal, dapat membantu siswa memahami asal rumus, tetapi pemahaman tentang tabung tanpa tutup masih memerlukan penguatan melalui pembelajaran yang lebih lama. Karena penelitian tidak memiliki kelas pembanding dan sampelnya kecil, hasilnya hanya menjadi gambaran awal.
Copyrights © 2026