Diabetes mellitus adalah penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan penanganan jangka panjang. Pengetahuan pasien memegang peranan penting dalam keberhasilan pengendalian penyakit dan pencegahan komplikasi. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan pasien adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media video yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan pasien tentang diabetes mellitus sebelum dan sesudah menerima pendidikan berbasis video di Puskesmas Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental melalui pendekatan pra-tes dan pasca-tes. Sampel terdiri dari 68 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan berbasis video. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (80.9%), sedangkan setelah intervensi, tingkat pengetahuan meningkat ke kategori baik (51.5%). Analisis statistik menunjukkan nilai p sebesar 0.001 (p<0.05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai diabetes mellitus.
Copyrights © 2026