Latar Belakang: Minimnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat yang benar menjadi penyebab tingginya praktik swamedikasi yang tidak rasional. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun Temu, Desa Sitirejo tentang DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar). Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan dengan pendekatan pre-experimental one group pretest-posttest design kepada 32 peserta. Penyampaian materi menggunakan media leaflet dan PowerPoint disertai diskusi dan tanya jawab. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan, dibuktikan dengan kenaikan persentase peserta berkategori sangat baik dari 46,88% pada pretest menjadi 96,88% pada posttest. Kesimpulan: Penyuluhan DAGUSIBU efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan obat secara mandiri dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026