CHILD KINGDOM : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Vol 4 No 2 (2026): October

Integrasi Nilai Tenggang Rasa Dan Hablum Minannas Dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Berbasis Kearifan Lokal

Andi Rochmi Rauf (Universitas Negeri Makassar)
Andi Alyaa Mina Maharani Sijaya (Universitas Negeri Makassar)
Muhammad Akil Musi (Universitas Negeri Makassar)



Article Info

Publish Date
16 Oct 2026

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan pembentukan perilaku individual, tetapi juga kemampuan anak untuk memahami, menghargai, dan berinteraksi secara positif dengan orang lain. Dalam konteks masyarakat Melayu-Riau, nilai tenggang rasa merupakan bagian dari kearifan lokal yang menekankan penghormatan, empati, kepedulian, pengendalian diri, dan keharmonisan sosial. Nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan konsep hablum minannas dalam Islam yang menempatkan hubungan antarmanusia sebagai bagian penting dari kehidupan beragama. Artikel ini bertujuan menganalisis keterkaitan nilai tenggang rasa dan hablum minannas serta merumuskan relevansinya sebagai landasan pendidikan karakter anak usia dini berbasis kearifan lokal di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber kajian berasal dari artikel ilmiah, buku, dan literatur yang membahas kearifan lokal Melayu-Riau, pendidikan karakter anak usia dini, hablum minannas, tenggang rasa, serta etika komunikasi dan perkembangan anak dalam lingkungan digital. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui identifikasi konsep, perbandingan temuan, sintesis, dan perumusan implikasi pedagogis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tenggang rasa dan hablum minannas memiliki orientasi nilai yang saling beririsan, yaitu penghormatan terhadap manusia, empati, kepedulian, pengendalian diri, kerja sama, dan terciptanya hubungan sosial yang harmonis. Integrasi kedua nilai tersebut dalam pendidikan anak usia dini dapat diwujudkan melalui keteladanan guru, pembiasaan perilaku sosial, kegiatan bermain kolaboratif, cerita berbasis kearifan lokal, pembelajaran agama yang kontekstual, serta pendampingan penggunaan media digital. Artikel ini menghasilkan model konseptual yang menghubungkan nilai budaya dan religius dengan strategi pedagogis serta perilaku sosial anak. Model tersebut dapat menjadi landasan pengembangan pendidikan karakter yang kontekstual, humanis, dan relevan dengan tantangan kehidupan digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

childom

Publisher

Subject

Education

Description

The focus and scope of CHILD KINGDOM: Journal of Early Childhood Education includes the results of scientific studies in the field of education carried out by teachers, lecturers and independent researchers. The study includes: Early Childhood Education Concept Aspects of child development Inclusive ...