Latar belakang: Kebakaran rumah tangga merupakan salah satu bencana yang kerap terjadi dan berpotensi menimbulkan kerugian material, cedera, bahkan korban jiwa. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan penanganan awal kebakaran dapat meningkatkan risiko dampak yang ditimbulkan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu rumah tangga dalam melakukan penanganan awal kebakaran di Kelurahan Bulang Lintang, Kota Batam. Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sebanyak 39 ibu rumah tangga dilibatkan sebagai peserta melalui teknik accidental sampling. Intervensi meliputi penyuluhan menggunakan media leaflet dan simulasi praktik pemadaman api ringan dengan memanfaatkan media sederhana, seperti handuk atau selimut basah yang difungsikan sebagai fire blanket. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (pretest dan posttest). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dan sikap peserta setelah diberikan edukasi dan simulasi. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor pada kedua aspek tersebut. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi, baik pada aspek pengetahuan maupun sikap (p<0,001). Kesimpulan: Edukasi yang disertai simulasi praktik pemadaman api ringan berpotensi meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki sikap ibu rumah tangga dalam menghadapi risiko kebakaran. Kegiatan edukasi dan pelatihan praktis perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan instansi terkait serta didukung media pembelajaran yang interaktif untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam penanganan awal kebakaran rumah tangga. Kata kunci: edukasi, kebakaran rumah tangga, kesiapsiagaan, penanganan awal, pengabdian kepada masyarakat ______________________________________________________________________ Abstract Background: Household fires remain a frequent emergency that can result in property damage, injuries, and loss of life. Limited knowledge and practical skills in initial fire response may increase the risk and severity of these consequences. Objective: This community service program aimed to improve household women's knowledge, attitudes, and skills in initial fire response in Bulang Lintang Subdistrict, Batam City, Indonesia. Method: The program employed an educational and participatory approach using a one-group pretest–posttest design. A total of 39 household women were recruited through accidental sampling. The intervention consisted of an educational session using leaflets and practical simulations of small-scale fire extinguishing techniques. Simple materials, such as wet towels or blankets, were used as improvised fire blankets. Participants' outcomes were assessed before and after the intervention through pretests and posttests. The data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Result: The program demonstrated improvements in participants' knowledge and attitudes following the educational intervention and practical simulation. Most participants experienced increases in their scores across both domains. Statistical analysis revealed significant differences between pretest and posttest scores for knowledge and attitudes (p<0.001). Conclusion: Educational sessions combined with practical simulations of small-scale fire extinguishing techniques may improve household women's knowledge and attitudes toward initial household fire response. Similar educational and practical training programs should be conducted continuously, with support from relevant institutions and the integration of more interactive educational media to strengthen community preparedness and response to household fire emergencies. Keywords: community service, household fires, education, preparedness, initial fire response
Copyrights © 2026