Pembelajaran IPA kelas V SDN Matano masih didominasi metode konvensional dan penggunaan buku teks, sementara pemanfaatan media visual dan kegiatan praktikum belum optimal karena keterbatasan fasilitas dan waktu. Kondisi tersebut mendorong perlunya media pembelajaran yang dapat memberikan visualisasi materi sekaligus menghadirkan gambaran secara lebih konkret. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video pada materi ekosistem untuk siswa kelas V SDN Matano serta mengetahui kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi dengan guru dan wali kelas, dokumentasi, lembar validasi, dan angket respons siswa. Validasi melibatkan tiga ahli media dan tiga ahli materi, sedangkan uji kepraktisan melibatkan 20 siswa kelas V. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh nilai kelayakan sebesar 91% dari ahli media dan 88% dari ahli materi, keduanya termasuk kategori sangat layak. Uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 93% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis video yang dikembangkan dinyatakan layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPA materi ekosistem pada siswa kelas V SDN Matano.
Copyrights © 2026